Resesi Global, Buruh Pabrik di Sukabumi Terdampak PHK Massal

Sukabumi

Rabu, 05 Oktober 2022 | 16:30 WIB
Resesi Global, Buruh Pabrik di Sukabumi Terdampak PHK Massal
Ilustrasi-Resesi Global yang menjadikan harga pokok ikut naik (istockphoto/camile bingol)

Sukabumi.suara.com - Resesi tengah mengancam sebagian negara-negara yang ada di dunia, satunya Indonesia. Sudah banyak perusahaan yang mulai merumahkan karyawannya.

Resisi merukan kemerosotan suatu kondisi ketika produk domestik bruto (GDP) turun atau juga dapat diartikan jika pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif secara dua kuartal. 

Sejumlah perusahaan yang berada di Kabupaten Sukabumi telah melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK kepada buruh mereka. 

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mencari solusi untuk menekankan angka PHK masal yang terjadi pada buruh pabrik

"Kami sudah menugaskan petugas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi untuk meninjau dan berkomunikasi langsung dengan manajemen perusahaan yang melakukan PHK massal untuk mencari solusi yang tepat," ucap Ade Suryaman selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi pada Rabu (5/10/2022).

Ade menjelaskan bahwa pihak pabrik yang telah melakukan PHK masal umumnya merupakan pabrik garmen. PHK ini terpaksa dilakukan oleh sejumlah perusahaan karena terkena dampak dari resesi ekonomi global

Pabrik garmen yang melakukan PHK masal umumnya melakukan ekspor produknya ke negara Eropa dan Asia. Namun karena beberapa negara sudah terdampak resesi ekonomi permintaan produk pun semakin menurun. 

Akibatnya perusahaan memilih untuk mengurangi jumlah pekerja atau buruhnya. PHK massal ini pun sudah terjadi sejak pandemi COVID-19 dan tentunya ini menjadi perhatian khusus Pemkab Sukabumi.

Jika PHK massal terus terjadi akan berdampak pada angka pengangguran yang meningkat dan diiringi oleh bertambahnya warga miskin di kabupaten Sukabumi. 

baca juga

Situasi seperti ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Sukabumi saja tetapi juga di daerah lain," tambahnya.

Pemkab Sukabumi berupaya untuk dapat membangkitkan ekonomi dengan program yang mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi perekonomian yang ada di daerahnya masing-masing. 

Selain itu Pemkab Sukabumi juga akan memberikan bantuan. Adapun bentuk bantuannya berupa modal usaha, promosi dan penjualan, pihaknya juga secara rutin memberikan pelatihan dan pendampingan kepada warga maupun komunitas untuk menjadi wirausahawan yang bergerak di sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), wisata dan lainnya.

Sumber: bogor.suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Indonesia, Ini 4 Negara ASEAN Diprediksi Lolos dari Resesi

Selain Indonesia, Ini 4 Negara ASEAN Diprediksi Lolos dari Resesi

Deli | Rabu, 05 Oktober 2022 | 14:03 WIB

Buruh di Sukabumi Terancam PHK Massal akibat Resesi Global

Buruh di Sukabumi Terancam PHK Massal akibat Resesi Global

Bogor | Rabu, 05 Oktober 2022 | 13:21 WIB

Jokowi Minta TNI dan Polri Bersinergi Sukseskan Agenda G20 Hingga KTT ASEAN 2023

Jokowi Minta TNI dan Polri Bersinergi Sukseskan Agenda G20 Hingga KTT ASEAN 2023

News | Rabu, 05 Oktober 2022 | 12:45 WIB

Terkini

Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan

Tak Perlu Hapus Makeup! Ini Cara Praktis Reapply Sunscreen Tanpa Merusak Riasan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:40 WIB

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:37 WIB

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:36 WIB

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB

Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola

Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 13:33 WIB

Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:31 WIB

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:29 WIB

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai

Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai

Jogja | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan

Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB