Dalang di Balik Tragedi Kanjuruhan Akan Segera Terungkap

Sukabumi

Kamis, 06 Oktober 2022 | 17:02 WIB
Dalang di Balik Tragedi Kanjuruhan Akan Segera Terungkap
Situasi saat terjadi keributan di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan 131 orang (Twitter.com)

Sukabumi.suara.com - Tragedi Kanjuruhan merupakan duka mendalam bagi semua pihak di Indonesia. Keluarga yang ditinggalkan masih dibuat penasaran dan meminta keadilan akan siapa dalang di balik peristiwa tersebut.

Melalui wawancara, Irjen Dedi Prasetyo selaku Kepala Divisi Humas Polri mengatakan jika akan segera menetapkan tersangka dalam kasus meninggalnya ratusan orang di Stadion Kanjuruhan.

"Ya nanti akan disampaikan setelah tim selesai dalam waktu secepatnya," ucap Irjen Dedi saat dikonfirmasi oleh Antara di Jakarta pada Kamis (6/10/2022). 

Pihak kepolisian saat ini telah mennaikan tragedi Kanjuruhan dari tahapan penyelidikan ke penyidikan. Hingga Rabu (5/10) kemarin kepolisian sudah memeriksa sebanyak 35 orang saksi, 31 orang diantaranya merupakan anggota Polri. 

Saksi tersebut diperiksa oleh tim investigasi yang terdiri dari Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).

Adapun pemeriksaan saksi terkait tragedi tersebut sudah berlangsung sejak Rabu kemarin dan hasilnya akan diumumkan pada hari Kamis.

Dedi mengatakan jika dalam pemeriksaan kasus ini harus dilakukan dengan ketelitian, kehati-hatian, dan juga kecermatan.

Kasus tragedi yang menewaskan 131 orang ini belum pasti akan dilanjutkan oleh Polda Jawa Timur atau akan dilimpahkan ke Bareskrim Polri di Jakarta. Dedi menjelaskan bahwa hal tersebut juga nanti akan diberitahukan ketika pemeriksaan telah selesai. 

Bambang Rukmiko selaku pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) memperhitungkan jika Polri yang diperiksa dalam kasus ini hanya yang berpangkat bintara atau perwira menengah.

baca juga

Sedangkan atas kejadian ini Kapolri Jendral Polisi Listiyo Sigit Prabowo telah mencopot Kapolres Malang yaitu AKBP Ferly Hidayat dari jabatannya. 

Selain itu Kapolri melalui Polda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta juga ikut menonaktifkan jabatan komandan batalyon, komandan kompi, dan komandan pleton Brimob. 

"Yang kena di Kanjuruhan adalah 'Bharada-Bharada E' alias level bawah dan menengah. Pengambil kebijakannya, Kapolda, masih tetap enggak disentuh oleh Kapolri," jelas Bambang.

Berdasarkan dengan analisis Bambang, bahwa Kapolres Malang hanya sebagai pelaksana dan penanggung jawab keamanan di wilayahnya. Sedangkan seluruh Keputusan terkait pengamanan acara ada pada Kapolda.

Terbukti dari adanya pengamanan lalu lintas satuan dan lintas polres turut mengamankan saat tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang. 

Sumber: suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investigasi Asing pada Tragedi Kanjuruhan, Polisi Lakukan Hal Gila dalam 10 Menit, Seorang Profesor: Itulah yang Terjadi

Investigasi Asing pada Tragedi Kanjuruhan, Polisi Lakukan Hal Gila dalam 10 Menit, Seorang Profesor: Itulah yang Terjadi

Semarang | Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:53 WIB

Bukan Sembarang Baju, Ternyata Ini Arti Rompi Merah Tahanan yang Dipakai Ferdy Sambo Cs

Bukan Sembarang Baju, Ternyata Ini Arti Rompi Merah Tahanan yang Dipakai Ferdy Sambo Cs

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:50 WIB

Lagi! Ketum PSSI Mochamad Iriawan Kunjungi Kanjuruhan dan Keluarga Korban

Lagi! Ketum PSSI Mochamad Iriawan Kunjungi Kanjuruhan dan Keluarga Korban

Purwasuka | Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:47 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×