Pantangan yang Tidak Boleh Dilakukan Umat Hindu Bali saat Hari Raya Nyepi

Sukabumi

Rabu, 19 Oktober 2022 | 06:30 WIB
Pantangan yang Tidak Boleh Dilakukan Umat Hindu Bali saat Hari Raya Nyepi
Ilustrasi-4 patangan ketika hari raya Nyepi yang dirayakan umat Hindu Bali (istockphoto/Kadek Bonit Permadi)

Sukabumi.suara.com - Hari raya Nyepi merupakan hari besar bagi umat Hindu. Terutama umat Hindu di Bali. Nyepi sendiri merupakan hari raya yang dirayakan setiap tahun baru saka, yang jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX).

Tilem Kesanga (IX) sendiri merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umumnya umat Hindu melakukan pemujaan seuci terhadap dewa-dewa. 

Dalam prosesi Nyepi umat Hindu dilarang melakukan beberapa aktivitas yang dapat mengganggu aktivitas ibadah. Nyepi sendiri digunakan sebagai hari untuk mengevaluasi diri serta memohon pada Tuhan untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia) dan Bhuana Agung (alam semesta). 

Untuk itu terdapat 4 pantangan yang dilakukan saat Nyepi yaitu:

1. Amati geni

Dalam amati geni umat Hindu tidak diperbolehkan untuk menyalakan api, lampu ataupun benda elektronik lainnya. Amati geni sendiri memiliki tujuan sebagai bentuk simbolis dari melawan hawa nafsu duniawi. 

2. Amati karya

Dalam amati geni tidak diperbolehkan untuk menyalakan api dan elektronik, sedangkan amati karya tidak boleh bekerja. Saat Nyepi umat Hindu diwajibkan untuk fokus beribadah dan introspeksi diri atas segala tindakan yang pernah dilakukan.

3. Amati lelungan

baca juga

Amati lelungan merupakan larangan dalam berpergian. Umat Hindu dilarang melakukan perjalanan dan harus berdiam diri di dalam rumah untuk fokus beribadah. 

4. Amati lelanguan

Amati lelaungan merupakan pantangan untuk bersenang-senang. Saat Nyepi umat Hindu harus menghentikan kesenangan duniawi dan fokus untuk beribadah. Oleh sebab itu jika pada hari Nyepi toko ataupun tempat hiburan tidak ada yang buka. 

Itulah pantangan yang dilakukan oleh umat Hindu Bali saat merayakan hari raya Nyepi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ingin Sineas Bali Jadi Penonton di Tanah Sendiri, Ini Dia Rancangan Pergub di Bali Soal Film

Tak Ingin Sineas Bali Jadi Penonton di Tanah Sendiri, Ini Dia Rancangan Pergub di Bali Soal Film

Denpasar | Selasa, 18 Oktober 2022 | 16:25 WIB

Akibat Banjir dan Longsor di Bali 17 Oktober 2022: 6 Meninggal, Ratusan Mengungsi, Jembatan Putus

Akibat Banjir dan Longsor di Bali 17 Oktober 2022: 6 Meninggal, Ratusan Mengungsi, Jembatan Putus

Denpasar | Selasa, 18 Oktober 2022 | 16:04 WIB

Pelatihan dan Penanganan Teroris Libatkan 150 Peserta dari Unsur Gabungan

Pelatihan dan Penanganan Teroris Libatkan 150 Peserta dari Unsur Gabungan

Denpasar | Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:46 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×