Menyambut ulang tahun hari Sumpah Pemuda ke- 94 pada 28 Oktober 2022, dan sejalan dengan semboyan men sana in corpore sano, di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Masyarakat Bojong Kulur bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor akan mengadakan Turnamen Tenis Meja antar SD dan SMP.
Menurut Isa Barmawi, Humas Panitia. Kegiatan ini bertujuan untuk, mencari dan membina bibit-bibit calon atlet tenis meja yang potensial yang ada di Kabupaten Bogor. Lalu menumbuhkan kecintaan generasi muda pada olahraga khususnya tenis meja.
Hal yang penting lainnya yaitu mengurangi ketergantungan penggunaan gadget dikalangan anak dan remaja. Ketergantungan terhadap gadget menjadi perhatian dari banyak kalangan saat ini.
Tujuan lainnya adalah memupuk sportivitas dan tanggung jawab terhadap perkembangan olahraga tenis meja. Kemudian ikut berpartisipasi aktif dalam rangka mensukseskan program pemerintah, untuk perkembangan olahraga tenis meja.
Terakhir membangun kekuatan potensi penggiat tenis meja yang ada di sekitar Bojong Kulur & ciangsana, Kabupaten Bogor untuk menjadikan wadah komunitas tenis meja sebagai ajang silaturahmi.
Rangkai kegiatan tersebut adalah:
Waktu pendaftaran 27 September 2022 s/d 21 Oktober 2022.
Technical Meeting 22 Oktober 2022
Pelaksanaan Tanggal : 29–30 Oktober 2022.
Hadiah yang disediakan panitia sampai saat berita ini turunkan adalah
Juara 1 : Rp. 1.000.000,- + Trophy + Trophy Bergilir Disdik Kab. Bogor.
Juara 2 : Rp. 800.000,- + Trophy
Juara Bersama (3 & 4) : Rp. 400.000,- + Trophy 4
Peserta 8 Besar @ Rp. 200,000,-
- Isa Barmawi, Hp : 0878-7479-7836.
- Titi Indra B, Hp : 0812-8554-1428.
![Humas Turnamen, Isa Barmawi Susetra yang juga penggiat PKBM [PKBM RW39]](https://media.suara.com/suara-partners/sukabumi/thumbs/1200x675/2022/10/20/1-isa-barmawi-1.jpeg)
Menurut catatan sejarah, tenis meja dibuat di Inggris sekitar abad ke-19, di mana dimainkan oleh orang kelas atas sebagai permainan indoor setelah makan malam.
Tenis meja mempunyai beberapa nama, salah satunya "whiff whaff", dan disarankan bahwa permainannya pertama kali dikembangkan oleh tentara Inggris di India atau Afrika Selatan, di mana mereka membawanya kembali ke Inggris.
Sebaris buku disusun ditengah meja sebagai net, di mana dua bukunya berfungsi untuk memukul bola golf. Nama "ping-pong" digunakan hampir semua negara sebelum perusahaan Inggris J. Jaques & Son Ltd menjadikannya merek dagang pada tahun 1901.
Nama "ping-pong" kemudian lebih digunakan untuk permainan yang dimainkan peralatan Jaques, dengan perusahaan lain menyebutnya tenis meja. Situasi yang sama terjadi juga di Amerika Serikat, di mana Jaques menjual hak nama "ping-pong" kepada Parker Brothers.
Parker Brothers lalu menjadikannya merek dagang tahun 1920-an, membuat organisasi lainnya mengubah nama menjadi "tenis meja" dibanding menggunakan nama yang lebih umum, namun dengan merek dagang.
Inovasi besar berikutnya dilakukan oleh James W.Gibb, pencinta tenis meja, yang menemukan bola seluloid dalam perjalanan menuju AS tahun 1901 dan menurutnya cocok untuk permainan. Ini diikuti E.C. Goode yang, pada tahun yang sama, menciptakan versi modern dari raket dengan memasang selembar karet yang diberi bintik, ke kayu yang sudah diasah.
Tenis meja mulai terkenal pada tahun 1901 disebabkan turnamen yang dibuat, buku yang menuliskan tentang tenis meja, dan kejuaraan dunia tidak resmi pada tahun 1902. Pada awal 1900-an, permainan ini dilarang di Russia karena penguasa pada masa itu percaya bahwa memainkan tenis meja memiliki efek yang buruk pada penglihatan pemain
Tahun 1921, Asosiasi Tenis Meja (TTA) dibuat di Inggris, dan diikuti Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) pada tahun 1926. London menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia resmi pertama tahun 1926. Tahun 1933, Asosiasi Tenis Meja Amerika Serikat, sekarang disebut, Tenis Meja Amerika, dibentuk.
Tahun 1950-an, raket yang menggunakan lembaran karet digabung dengan lapaisan spons di dasarnya mengubah permainan secara dramatis, meningkatkan kecepatan dan perputaran bola. Ini diperkenalkan perusahaan alat olahraga Inggris S.W. Hancock Ltd.
Penggunaan lem cepat dapat meningkatkan kecepatan dan perputaran lebih jauh, yang menghasilkan perubahan peralatan untuk "menurunkan kecepatan permainannya". Tenis meja diperkenalkan sebagai cabang Olimpiade pada tahun 1988