Bagaimana Cara Mencegah Pelecahan Seksual di Transportasi Online

Sukabumi

Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:45 WIB
Bagaimana Cara Mencegah Pelecahan Seksual di Transportasi Online
Aplikasi Transfortasi Online (https://unsplash.com/)

Berbagai cara telah dilakukan penyedia layanan transportasi untuk cegah pelecehan seksual, mulai dari pelatihan tatap muka hingga mengembangkan inovasi teknologi. berikut adalah cara pencegahan pelecehan di transportasi online.
Pada Februari 2022 lalu, Koalisi Ruang Publik Aman (KRPA) merilis hasil survei Pelecehan Seksual di Ruang Publik selama Pandemi COVID-19 di Indonesia, dan terungkap empat dari lima perempuan pernah mengalami pelecehan seksual di ruang publik selama pandemi.
"Kalau dari tahun 2018 itu, riset kita menyebutkan enam, hampir 70% dari perempuan itu pernah mengalami pelecehan seksual di ruang publik selama hidupnya. Tapi specifically di masa pandemi, empat dari lima. Yang sebetulnya itu jauh lebih besar daripada survei di 2018,” kata Anindya Restuviani mewakili tim KRPA. 
Menurut hasil studi dari perusahaan riset di Singapura, Value Champion, Indonesia juga berada di peringkat kedua negara yang paling tidak aman untuk perempuan di wilayah Asia Pasifik. Dan dari survei yang dilakukan KRPA saat pandemi COVID-19,  terungkap bahwa transportasi umum menduduki posisi ketiga sebagai lokasi terjadinya pelecehan seksual, setelah jalanan umum dan kawasan pemukiman.
Bagi Anindya Restuviani, atau akrab dipanggil Vivi, pelecehan seksual di transportasi umum juga menjadi bagian dari pengalamannya. Berangkat dari pelecehan yang dialaminya di bus umum, Vivi terdorong untuk membentuk platform berbagi cerita bagi para penyintas pelecehan seksual, Hollaback! Jakarta. Realitas yang awalnya dialami Vivi secara personal, ternyata banyak dihadapi perempuan di Indonesia. 
"Saat itu di tahun 2017-2018, itu hampir 50% itu kejadian itu di transportasi umum. Jadi kita melihat there is a big issue nih di transportasi umum. Yang akhirnya kita mencoba sebisa mungkin untuk mengadvokasikan ini ke layanan-layanan penyedia jasa transportasi,” ungkap Vivi kepada DW.
 Berangkat dari survei ini, Hollaback! Jakarta pun saat itu melakukan pelatihan bersama salah satu moda transportasi yang banyak digunakan warga Jakarta yakni Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dan juga layanan transportasi online, Gojek.Vivi kepada DW.
Peranan gojek dan teknologi dalam menciptakan rasa aman bagi perempuan
Dalam peranannya gojek sudah melakukan kampanye yang dinamai dengan #AmanBersamaGojek. Hal ini bertujuan untuk menyediakan layanan aman serta nyaman bagi para penumpang, terkhusus bagi penumpang perempuan. Karena 55% pengguna perjalanan yang menggunakan layanan GoRide roda dua dan GoCar roda empat adalah perempuan.
Ada tiga pilar yang dikembangkan oleh gojek,yakni edukasi,teknologi,dan proteksi. Untuk pilar, edukasi gojek melibatkan Hollaback!Jakarta untuk melakukan pelatihan kepada para mitra driver dibeberapa kota serta menjangkau ratusan pengemudi. Bagi yang tidak mendapatkan pelatihan secara langsung bisa akses modul tersebut secara online.
Halloback sendiri ikut serta dalam mencetus kurikulum dalam pencegahan pelecehan seksual yang berjudul 'Kenali dan Hindari Pelecehan Seksual' dan 'Cara Lapor Kasus Pelecehan Seksual'.
Gojek juga mengembangkan pilar teknologi yang dinamai dengan ‘Gojek Shield‘. Fitur ini berfungsi untuk memastikan keamanan dari dan sebelum memulai perjalanan. "Untuk ‘Gojek Shield' itu sendiri, kami lengkapi dengan verifikasi muka. Jadi untuk bisa menggunakan aplikasi, mitra driver harus memverifikasi wajahnya dulu, untuk memastikan bahwa identitas yang ada di dalam aplikasi, sama persis dengan wajah yang terverifikasi pada saat itu," tutur VP Corporate Affairs Gojek menjelaskan. 
 Kemudian saat melakukan perjalanan, pengguna bisa memakai fitur penyamaran nomor telepon. Ketika pengguna berkomunikasi dengan driver Gojek, maka bukan nomor pengguna yang tertera langsung, melainkan nomor penumpang yang disamarkan. Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan fasilitas untuk membagikan perjalanan kepada kerabat ataupun keluarga. Tujuannya agar mereka bisa mengetahui posisi keberadaan penggunaan Gojek saat itu. Jika berada dalam bahaya, tersedia fitur teknologi yang disebut tombol darurat. 
"Nah, untuk tombol darurat ini juga menjadi bagian yang kami koneksikan dengan tim unit darurat kami yang standby 24 jam. Nah dari situ, kami juga biasanya melakukan SOP-SOP lanjutan ya. Misalnya untuk korban yang sudah dinyatakan betul mengalami kejadian pelecehan seksual, kami biasanya memberikan bantuan pemulihan psikologi atau fisik. Kemudian juga melakukan pendampingan, apabila mereka ingin melaporkan kasus ini kepada kepolisian,” ungkap Parvinanda kepada DW.
  Bagaimana cara MRT Jakarta buat moda transportasi bebas pelecehan?
Tak jauh berbeda dengan Gojek, MRT juga melibatkan Hollaback! Jakarta untuk melakukan pelatihan. Bedanya, MRT sudah sejak awal mempersiapkan fasilitas yang bisa menunjang transportasi umum yang aman, jauh sebelum mulai beroperasi pada 25 Maret 2019.
"Jadi memang mereka punya concern ya bahwa memang ada kelompok-kelompok tertentu yang memiliki kerentanan untuk merasa tidak aman di transportasi umum. Di sini konteksnya adalah teman-teman perempuan dan juga kelompok gender minoritas. Jadi kami memberikan pelatihan kepada station master dan juga ke beberapa teman-teman yang ada di front liner. Dan sepertinya teman-teman MRT sekarang sudah punya sistem tersendiri kalau misalnya ada aduan,” kata Restuviani, perempuan yang juga menjabat sebagai Program Director dari Lintas Feminis Jakarta tersebut. 
Sejak 2019, MRT juga memberlakukan sanksi terhadap pelaku pelecehan seksual yang ditemui di stasiun dan kereta MRT. Sanksi yang dijatuhkan berupa denda atau pelaporan kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum.
Saksikan pelecehan seksual di transportasi umum? Lakukan ini! masyarakat secara juga harus sadar dan tergerak untuk melakukan intervensi jika melihat pelecehan seksual di ruang publik, khususnya di transportasi publik.
Saksikan pelecehan seksual di transportasi umum? Lakukan ini! 
Namun, terlepas dari berbagai upaya untuk menciptakan transportasi publik yang aman,masyarakat secara juga harus sadar dan tergerak untuk melakukan intervensi jika melihat pelecehan seksual di ruang publik, khususnya di transportasi publik.  
Ada lima metode intervensi yang selalu diperkenalkan Hollaback! Jakarta saat pelatihan, yang bisa dilakukan oleh saksi. Metode tersebut dinamai 5'D bystander intervention yang mencakup:
1. Direct, yakni secara langsung menghadapi pelecehan.
2. Distraction, yakni mengecoh perhatian demi menggagalkan pelecehan.
3. Delegation artinya mengintervensi dengan meminta bantuan orang lain.
4. Delay atau menunda hingga situasi aman, dan kemudian berbicara kepada korban pelecehan.
4. Document, yakni merekam kejadian dan melaporkan hal tersebut dengan persetujuan korban. 
Meski sebagian besar fokus masih terpusat di Jakarta, tetapi upaya mengakhiri pelecehan seksual perlu menjadi perhatian di semua sektor transportasi di seluruh di Indonesia, dan juga dunia. "This is an issue, yang effecting kita semua, enggak hanya di Indonesia, bahkan mungkin di seluruh dunia, ini juga terjadi, jadi aku rasa ada baiknya untuk kita semua sama-sama aware bahwa we can do something better untuk menyelesaikan masalah ini sama-sama," kata Vivi. (ts/ha) 
Jika Anda mengalami pelecehan atau kekerasan seksual dan membutuhkan bantuan, silakan hubungi nomor telepon darurat Jakarta Siaga 112, nomor hotline Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) 081317617622. 
Bagi Anda yang berada di luar Jakarta, silakan mengunjungi website carilayanan.com. Platform ini adalah database yang mencakup sekitar 100 lembaga bantuan di berbagai provinsi di Indonesia, dan menyediakan tujuh kategori bantuan bagi isu-isu kekerasan berbasis gender. (diniamin654)
 Sebagian artikel diambil dari www.dw.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blak-blakan soal Diagram Konsorsium 303, Ferdy Sambo Ngaku Tak Kenal Big Bos Judi Online Apink BK

Blak-blakan soal Diagram Konsorsium 303, Ferdy Sambo Ngaku Tak Kenal Big Bos Judi Online Apink BK

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:13 WIB

Tim Independen Dibentuk Untuk Usut Kasus Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM

Tim Independen Dibentuk Untuk Usut Kasus Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:21 WIB

Perjalanan Kasus Kekerasan Seksual di Kementerian Koperasi dan UKM Sejak 2019

Perjalanan Kasus Kekerasan Seksual di Kementerian Koperasi dan UKM Sejak 2019

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:34 WIB

WhatsApp Makin Seram, Lagi Diam Tapi Keterangannya Online

WhatsApp Makin Seram, Lagi Diam Tapi Keterangannya Online

Jogja | Rabu, 26 Oktober 2022 | 09:35 WIB

Situs Resmi UGM Kembali Diretas, Hacker Masih Singgung Soal Pelecehan Seksual

Situs Resmi UGM Kembali Diretas, Hacker Masih Singgung Soal Pelecehan Seksual

Jogja | Rabu, 26 Oktober 2022 | 09:05 WIB

Pelecehan Seksual Terjadi di Kemenkop UKM, Teten Bikin SOP

Pelecehan Seksual Terjadi di Kemenkop UKM, Teten Bikin SOP

Tantrum | Rabu, 26 Oktober 2022 | 07:44 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×