Berkelas, di Bogor ada Pencucian Mobil Menyediakan Pojok Literasi

Sukabumi

Jum'at, 11 November 2022 | 15:44 WIB
Berkelas, di Bogor ada Pencucian Mobil Menyediakan Pojok Literasi
Perpustakaan Pelangi (suara.com)

Pojok literasi menjadi hal yang biasa kita jumpai di berbagai tempat. apalagi sejak gerakan literasi nasional digaungkan. Programnya pun beragam, dari Reading Group yang serius membaca salah satu karya yang dianggap bermutu sampai dengan liliterasian demi tidak ditegur oleh atasan atau instansi induk. Sangatlah wajar jika pojok literasi ada di sekolah-sekolah, menjadi kurang ajar jika kemudian perpustakaan sekolah minim koleksi bermutu. cara memeriksanya mudah, periksa laporan dana BOS yang diterimanya. Bagaimana kemudian bisa menjadi sekolah yang bermutu jika tidak ada bahan bacaan yang layak untuk para guru dan siswanya. 

Sesuatu yang luar biasa ada di Desa Warung Menteng Kecamatan Cijeruk Bogor. Sebuah pencucian mobil menyediakan pojok baca, buku-bukunya cukup bagus dan tertata rapi, dan didominasi buku-buku religius. Kemudian buku-buku motivasi dan ilmu pengetahuan. kursi dan mejanya pun nyaman untuk duduk dan membaca. Paduan lainnya adalah koleksi tanaman hijau melengkapi tata ruang yang hijau. Pengelola sengaja menyediakan buku-buku tersebut bertujuan agar para pengunjung tidak hanya duduk bengong atau bermain internet. 

Suasana Pencucian Mobil [suara.com]
Suasana Pencucian Mobil (sumber: suara.com)

Tampak pembacanya adalah supir truk air kemasan dan supir dump truck, setelah bertegur sapa, memesan kopi kemudian mereka membaca buku. mereka membaca buku-buku religius sebagai pengganti pengajian yang jarang disinggahi karena sibuk bekerja. Minimal kami diingatkan tentang agama dan kebaikan kalau membaca buku itu ujarnya. Tidak hanya para pengunjung yang membaca buku tersebut. Awal mula buku-buku tersebut disimpan ditempat tersebut karena para pegawai ketika menunggu ada pelanggan salah satu kegiatannya adalah membaca buku. 

Wikipedia bersumber dari Kemdikbud menuliskan Gerakan Literasi Nasional atau GLN adalah induk gerakan literasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Cikal gerakan ini adalah Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Lembaga yang menjadi koordinator gerakan ini adalah Badan Bahasa yang sejak tahun 2019 berubah nama menjadi Badan Bahasa dan Perbukuan. Fokus utama GLN meliputi literasi dasar yang terdiri atas enam aspek, yaitu literasi baca-tulis, numerasi, sains, finansial, digital, dan budaya & kewargaan. GLN memiliki tiga turunan program, yaitu Gerakan Literasi Sekolah, Gerakan Literasi Keluarga, dan Gerakan Literasi Masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Anime yang Bikin Belajar IPA Jadi Seru dan Mudah!

4 Anime yang Bikin Belajar IPA Jadi Seru dan Mudah!

Your Say | Jum'at, 11 November 2022 | 14:02 WIB

Rencana Relokasi SDN Pondokcina 1 Berimbas ke KBM Siswa, Disdik Diminta Cari Solusi

Rencana Relokasi SDN Pondokcina 1 Berimbas ke KBM Siswa, Disdik Diminta Cari Solusi

Depok | Jum'at, 11 November 2022 | 09:08 WIB

Soroti Peristiwa Atap Sekolah Runtuh, Pegiat Pendidikan: Bagi Non Difabel Saja Belum Layak, Apalagi untuk Difabel

Soroti Peristiwa Atap Sekolah Runtuh, Pegiat Pendidikan: Bagi Non Difabel Saja Belum Layak, Apalagi untuk Difabel

Jogja | Rabu, 09 November 2022 | 19:26 WIB

Terkini

Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing

Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:45 WIB

Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal

Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32 WIB

BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering

BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:25 WIB

Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?

Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:15 WIB

Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar

Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:15 WIB

Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?

Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:02 WIB

Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability

Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:50 WIB

Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?

Kalbar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:33 WIB

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:22 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB