Sukabumi.suara.com - Richard Eliezer atau yang sebelumnya banyak disorot dengan panggilan Bharada E kembali menuai perhatian.
Terlepas dari dirinya yang hanya dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara dari kasus pembunuhan terhadap Brigadi J, Richard banyak mendapat hujatan lantaran melakukan wawancara eksklusif denganmedia salah satu stasiun TV nasional.
Rupanya, hal tersebut juga disorot oleh LPSK yang memberikan perlindungan terhadap Richard Eliezer.
Belakangan disebutkan bahwa status perlindungan terhadap Richard terancam dicabut. Bukan tanpa alasan, dirinya dinilai melanggar poin perjanjian perlindungan yang sebelumnya sudah disepakati.
Meski dilain sisi, terungkap jika rupanya dua dari tujuh pimpinan LPSK menyampaikan pendapat berbeda atau dissenting opinion terkait pencabutan perlindungan terhadap Richard.
Terlepas dari itu, warganet di jagat maya rupanya menyoroti tindakan Richard yang melakukan wawancara eksklusif sebagi tindakan yang tidak layak.
Diulas oleh akun twitter @mazzini_gsp, terlihat warganet menulishkan komentar kecaman pada kolom balasan dari cuitan Mazzini.
"Berasa jadi bintang, padahal narapidana kasus pembunuhan." kritik pedas akun @_marisa***
"Setelah harta, tahta dan wanita, kini muncul godaan baru: exposure." ujar @denhen***
Baca Juga: Momen Haru Bharada E Divonis 1,5 Tahun Penjara
"Pembunuh ko kegenitan masuk tv segala. Tv nya juga ko ya ngundang pembunuh kaya ga ada bintang tamu lain aja. Heran." tanya @sadam***
"Kasus kek gini di luar negeri udah jadi manusia baru dengan identitas baru biar aman, hidup nyaman setelah jadi JC. Disini kok malah kesempatan jadi artis, nyari cuan dr kisah kriminalnya." sindir @adina***