Suara Sumatera - Belum lama ini beredar informasi yang menyebutkan Prabowo Subiantor akhirnya mengalah pada Anies Baswedan. Ketua umum Partai Gerindra ini rela menjadi calon wakil presiden (Cawapres) 2024 demi memenangkan Anies Baswedan.
Padahal belum lama ini, isu Anies menikung Prabowo Subianto makin diumbar loyalis partai Gerindra. Meski demikian juga beredar informasi Partai Gerindra akhirnya bergabung dengan Koalisi Perubahan bentukan Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Prabowo Subianto pun rela mendampingi Anies Baswedan menjadi Presiden 2024. Informasi ini seperti diunggah oleh kanal YouTube SARJANA POLITIK.
Melansir Suara.com, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 253 ribu kali.
"NasDem Pilih Prabowo Jadi Cawapres Anies, Jokowi Langsung Panas & Marah Melihat Ini!" tulisnya di thumbnail video. "Diam-diam Ajak Gerindra Gabung ke Koalisi!!" begitu bunyi judul di thumbnail videonya. Bahkan kali ini turut membawa-bawa sosok Presiden Joko Widodo yang diklaim tidak menyukai kabar tersebut.
Ketum Partai NasDem Surya Paloh yangn tengah berbicara di hadapan awak media dengan Prabowo tampak berdiri di sebelahnya. Selain itu ada juga foto Anies dan Jokowi di sisi tepi thumbnail video.
Benarkah Prabowo dan Partai Gerindra telah memutuskan bergabung dengan koalisi Anies seperti yang diviralkan video tersebut?
PENJELASAN
Video unggahan SARJANA POLITIK itu ternyata tidak memuat konten yang sesuai dengan narasinya.
Melansir Suara.com, tidak ditemukan informasi mengenai bergabungnya Partai Gerindra di koalisi maupun penunjukan Prabowo Subianto menjadi cawapres Anies Baswedan hingga akhir durasi video.
Konten tersebut memuat sejumlah klip video terkait pertemuan Prabowo dan Paloh pada tahun 2019.
Pertemuan itu tentu tidak berkaitan dengan pembentukan koalisi pendukung Anies, justru membahas perihal potensi kekuatan dan kelemahan antara kedua belah pihak untuk membangun bangsa.
Sedangkan Partai Gerindra sendiri masih tegas mengusung Prabowo sebagai capres mereka. Waketum Partai Gerindra, Habiburrokhman juag memastikan Prabowo siap maju melawan siapapun di Pilpres 2024, termasuk Anies yang notabene pernah diusungnya di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.
Saat ini bakal Koalisi Perubahan mengaku masih solid dan terus membahas berbagai hal di antara ketiga partai, diduga termasuk membahas soal cawapres yang akan mendampingi Anies.
![Anies Baswedan [Antara]](https://media.suara.com/suara-partners/sumatera/thumbs/1200x675/2022/12/11/1-anies-baswedan.jpg)
KESIMPULAN
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa video unggahan kanal YouTube SARJANA POLITIK itu tidak benar alias hoak.
Ada ketidaksesuaian antara video dengan narasi yang diedarkan konten tersebut.
Faktanya juga tidak ada informasi kredibel mengenai bergabungnya Partai Gerindra dengan bakal Koalisi Perubahan, apalagi penunjukan Prabowo sebagai cawapres Anies.
Video viral ini dapat dikategorikan sebagai hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].