Ribut-ribut Cibiran Sindrom Thanos, Relawan Anies Baswedan Beri Jawaban Makjleb

Suara Sumatera

Senin, 19 Desember 2022 | 15:43 WIB
Ribut-ribut Cibiran Sindrom Thanos, Relawan Anies Baswedan Beri Jawaban Makjleb
Anies Baswedan. (YouTube R66 Newlitics)

Suara Sumatera - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kini menjadi bakal calon presiden atau Capres 2024 dari Partai NasDem.

Dideklarasikannya Anies Baswedan untuk maju dalam pemilihan presiden atau Pilpres 2024 mendatang menuai sorotan tajam.

Bahkan, juru bicara DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dira Martamin menyebut Anies Baswedan terjangkiti sindrom Thanos, karena disebutnya selalu merasa paling hebat dan benar. 

Menanggapi pernyataan jubir PKB tersebut, Ketua Relawan Bala Anies, Sismono Laode, akhirnya buka suara.

Diketahui, cibirannya tersebut bermula dari pernyataan Anies yang ia ungkapkan melalui podcast bersama Imam Priyono dan Hendri Satrio yang disiarkan di Youtube R66 Newlitics. 

Dalam podcast tersebut, Anies Baswedan sempat menyinggung bahwa terkadang pemerintahan kerap mematikan kritik.

"Dalam podcast itu Pak Anies hanya mengisahkan pengalaman beliau, bahwa beliau pernah dikritik sana-sini dan tidak pernah melakukan pembungkaman, apalagi pelaporan terhadap pihak-pihak yang mengkritik beliau," kata Laode kepada Wartaekonomi.co.id--jaringan Suara.com, Senin (19/12/2022).

Laode mengungkapkan bahwa pernyataan Anies Baswedan bukan suatu kebohongan. 

Karena, menurutnya, kerap terjadi kelompok-kelompok yang bersuara atas isu tertentu kemudian ditangkap oleh aparat kepolisian, contohnya seperti aktivis Wadas hingga penolakan Papua.

baca juga

"Inilah salah satu indikator yang dimaksud Pak Anies, bahwa terkadang pemerintah kita anti kritik," jelas Laode.

Ia mengatakan bahwa pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan pernyataan Anies membuktikan bahwa mereka anti kritik, sebagaimana yang dilakukan oleh jubir PKB.

"Sindrom Thanos itu yang terjangkit justru yang mengatakan itu. Pak Anies mengisahkan suatu fakta demokrasi, dia yang panas. Kalau ini sebagai suatu kritik, dia tidak terima kritikan itu, berarti yang dimaksud sebagai sindrom Thanos itu orang tersebut." ucap Laode.

Lebih lanjut, dia juga menilai pembungkaman atas kebebasan berbicara telah disadari oleh masyarakat Indonesia, sehingga pendapat ini bukan hanya penilaian Anies semata.

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo pernah mempersilakan masyarakat untuk menyampaikan kritik terhadap pemerintah. Jadi, seharusnya persoalan ini bukan suatu yang harus diributkan.

"Kita ini tinggal perlu suatu diskusi panjang lagi tentang bagaimana meningkatkan indeks demokrasi kita, sehingga kritik itu bisa menjadi teman dalam berpikir," tutup dia.

Sebagai informasi, dalam podcast yang dimaksud, Anies mengungkapkan pendapatnya dengan menyinggung bahwa perbedaan pendapat dalam berpolitik merupakan hal yang biasa. Seharusnya, perbedaan ini tak disikapi dengan panik, melainkan perlu dihormati, diberi tempat, dan tak dieleminasi.

"Adanya perbedaan itu membuat kita harus berikan penjelasan lebih, argumen lebih, memberi manfaat ke siapa? Ke publik," ujar Anies.

Dia kemudian melanjutkan bahwa dirinya kerap menerima kritik selama ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun, kritik itu ia terima sebagai permasalahan yang perlu diselesaikan satu per satu.

Sementara pemerintahan saat ini cenderung mematikan kritik.

"Kita kadang-kadang kalau di pemerintahan matiin tuh kritiknya. Sebentar, itu sesungguhnya public education, ada selamanya. Selama faktual, selama tidak menyebarkan kebohongan dan kebencian, gitu kira-kira, itu normal. Jadi, misal ada sebagian yang merasa tidak setuju, nggak apa, toh ada yang setuju juga," tutur Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NasDem-PKS-Demokrat Siapkan Nama Capres-Cawapres, Bakal Diumumkan Bareng Deklarasi Koalisi

NasDem-PKS-Demokrat Siapkan Nama Capres-Cawapres, Bakal Diumumkan Bareng Deklarasi Koalisi

News | Senin, 19 Desember 2022 | 14:32 WIB

Akhirnya Anies Baswedan 'Ditendang' Demokrat Gegara Terancam Gagal Nyapres 2024, Begini Faktanya!

Akhirnya Anies Baswedan 'Ditendang' Demokrat Gegara Terancam Gagal Nyapres 2024, Begini Faktanya!

Sumatera | Senin, 19 Desember 2022 | 13:48 WIB

Mulai Kuasai Jawa Bagian Barat, Pengamat Nilai Naiknya Elektabilitas Anies Hanya Euforia Sesaat

Mulai Kuasai Jawa Bagian Barat, Pengamat Nilai Naiknya Elektabilitas Anies Hanya Euforia Sesaat

News | Senin, 19 Desember 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×