Suara Sumatera - Sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pilpers 2024, Anies Baswedan dinilai cukup syarat jika hanya berduet dengan Cak Imin, atau Ketua Umum Muhaimin Iskandar. Mengingat Partai NasDem dan PKB sudah memenuhi 117 kursi.
Hal ini diungkapkan Pengamat politik, Hendri Satrio. Dia mengulas pelauang PKB bertemu dengan Partai NasDem. Selam ini, publik diketahui Cak Imin lebih merapat ke Partai Gerindra. Duet Prabowo Subianto dan Cak Imin memang digadang-gadang bakal dimajukan, meski sampai kekiniaan, deklarasi tersebut belum juga terwujud.
Publik pun menilainya, Cak Imin kerap digantungkan oleh Prabowo Subianto. Kekinian, publik ramai membahas duet Anies Baswedan dan sosok Cak Imin.
Kemungkinan PKB bakal bergabung dengan Partai Nasional Demokrat atau NasDem juga kian dibahas.
"PKB bakal join Nasdem? Mungkin ini karena Gerindra gantung Cak Imin jadi cawapres," kata Hendri melalui akun media sosialnya.
Hendri pun menilai hal tersebut harus pula diperhatikan oleh Partai Demokrat dengan Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.
Dua partai yang selama ini mengungkapkan juga mengusung Anies Baswedan harus cepat-cepat mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres Pilpres 2024.
"Wah, Demokrat, PKS mesti deklarasi Anies juga nih," sambung ia.
Jika tidak buru-buru, Demokrat dengan PKS bisa jadi hanya menjadi ekor koalisi Partai NasDem dan PKB.
Mengingat Partai NasDem dan PKB mencapai 117 kursi. Perolehan ini jauh dari minimal ambang batas presiden atau presidential threshold.
"Sebab Nasdem-PKB beres, Nasdem+PKB itu 117 kursi padahal minimal cuma 115 kursi buat dapet boarding pass. Koalisi Perubahan isinya 4 partai?," ungkapnya.
![Anies Baswedan. [YouTube/Official NET News]](https://media.suara.com/suara-partners/sumatera/thumbs/1200x675/2022/12/27/1-anies-baswedan-membahas-safari-politik-endorse-calon-presiden-sampai-hubungannya-dengan-presiden-joko-widodo-di-program-jujur-jujuran-rumah-kd-youtubeofficial-net-news.jpg)
Kekinian, baru partai NasDem yang mengusung Capres Pilpres 2024-nya. Anies Baswedan pun sudah mengunjungi sejumlah daerah setelah mendeklarasi dukungan tersebut.
Anies Baswedan telah mendatangi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Papua dan Sulawesi Selatan.