Suara Sumatera - Sosok Anies Baswedan terus menjadi perhatian pasca dideklarasikan menjadi bakal calon presiden (capres) oleh Partai NasDem beberapa waktu lalu.
Sejumlah tokoh pun menyoroti Anies Baswedan, termasuk politikus Fahri Hamzah baru-baru ini. Ia menilai Anies Baswedan hanya dipakai untuk mendulang massa bagi Partai NasDem.
Fahri Hamzah lalu menyarankan Anies Baswedan sebagai intelektual untuk mengedepankan gagasan ketimbang pengerahan massa seperti yang dilakukan saat ini.
Dia mengungkapkan hal tersebut saat menjadi tamu diskusi di podcast Total Politik yang ditayangkan di YouTube belum lama ini.
“Berhenti dengan politik massa, lalu mulai politik gagasan,” ujar Fahri dikutip pada Selasa (3/1/2023).
Pernyataan Fahri mendapat respons dari pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto.
Gigin mengaku heran dengan Fahri Hamzah yang menyentil Anies Baswedan.
“Heran orang seperti dikasih panggung,” ucapnya dalam unggahannya, di Twitter Selasa, (3/1/2023).
“Omongannya seperti orang melantur. Kelihatannya karena sesuai pesanan,” ungkapnya.
Baca Juga: Asosiasi Pengusaha Soroti Aturan Gaji dalam Perppu: Tidak Cerminkan Upah Minimum
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.