Artinya, lanjut Arifki, yang terpenting bahwa masing-masing partai punya basis tersendiri dan saat ini bukan cuma partai tapi setiap figur caleg juga akan membuat keuntungan tersendiri.
"Seperti Albert ini, harusnya dia bisa dimaksimalkan suara bagi pemilihnya begitupun dengan yang lainnya, intinya persaingan di dalam partai PDIP itu sah-sah saja namun harus memaksimalkan suara PDIP di pemilihan," imbuhnya.
Karena persaingan dari PDIP dengan Koalisi perubahan seperti Demokrat, Nasdem dan PKS sangat susah, karena Koalisi Perubahan tersebut telah mendapatkan hati orang Sumbar, namun PDIP baru mendapatkan pikiran orang Sumbar.
"Misalnya banyak masyarakat yang merasa bahwa beberapa kepala daerah yang berasal dari PDIP memberikan keuntungan bagi mereka ataupun Fakhrizal yang punya basis besar di Padang, tapi itukan pemikiran, nah perasaan orang sumbar sekarang ini berada di partai koalisi Perubahan tersebut," terang dia.
"Jadi PDIP harus benar-benar bisa memaksimalkan basis-basis pendukungnya dan juga memaksimalkan potensi dari caleg mereka," sambung Arifki.