Suara Sumatera - Sebuah video yang memperlihatkan Presiden Sudan Selatan, Salva Kiir ngompol viral di media sosial. Kejadian memalukan itu terekam pada Desember 2022 lalu. Saat itu Presiden Sudan Selatan menghadiri acara resmi yang diselenggarakan di negaranya.
Dilihat dari video yang diunggah di akun Twitter @basir pada Minggu (8/1/2023), terlihat Presiden Sudan Selatan yang mengenakan pakaian biru muda sedang berdiri untuk lagu kebangsaan.
Tiba-tiba terlihat noda gelap menyebar di celana sang presiden. Dirinya pun menunduk melihatnya. Tak pelak, gambar presiden ngompol ini pun terekam jelas dan seketika menjadi viral di media.
Buntut dari video ini Presiden Sudan Selatan ngompol secara langsung di TV, enam jurnalis telah ditangkap karena membagikan video tersebut.
"Para jurnalis dari Perusahaan Penyiaran Sudan Selatan yang dikelola negara ditahan pada Selasa (3/1/2023) dan Rabu (4/1/2023)," kata Patrick Oyet, presiden Persatuan Jurnalis Sudan Selatan, dikutip dari Reuters.
Patrick mengatakan, adapun enam orang jurnalis yang ditahan itu adalah operator kamera Joseph Oliver dan Mustafa Osman, editor video Victor Lado, kontributor Jacob Benjamin, Cherbek Ruben dan Joval Toombe dari ruang kendali.
"Kami prihatin karena mereka yang ditahan sekarang telah tinggal lebih lama dari yang diatur undang-undang," jelas Oyet.
Secara hukum pihak berwenang Sudan Selatan diizinkan untuk menahan hanya selama 24 jam sebelum membawa mereka ke hadapan hakim.
Perwakilan Komite Perlindungan Wartawan sub-Sahara Afrika, Muthoki Mumo, berpendapat penahanan para jurnalis ini "cocok" dengan pola personel keamanan Sudan Selatan yang melakukan penahanan sewenang-wenang setiap kali pejabat menganggap liputan tidak menguntungkan.
Baca Juga: 'Kami Tak Ingin Demokrasi Mundur' Ini Poin Kesepakatan 8 Parpol Tolak Sistem Proporsional Tertutup