Suara Sumatera - Ferry Irawan menjalani penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Venna Melinda.
Tersandung masalah hukum, Ferry Irawan langsung mengungkapkan curahan hatinya untuk sang istri.
Ferry mengingatkan soal perjuangan cinta mereka. Ia pun meminta agar Venna Melinda bisa berpikir jernih tanpa harus mendengarkan hal-hal buruk yang dikatakan orang lain.
“Saya ingin menyampaikan satu hal untuk istri saya yang sampai detik ini, saya abi, suami mena, apapun itu, dalam kita berumah tangga, abi punya kekurangan, mena juga punya kekurangan," ujar Ferry Irawan, dikutip Selasa (17/1/2023).
Tujuan kita menikah dari awal, begitu banyak perjuangan kita, begitu banyak kenangan manis kita. Abi mohon sama mena dari lubuk hati paling dalam, coba mena fikir tanpa ada bisikan dari siapapun, ini masalah rumah tangga kita,” sambungnya.
Lebih lanjut, Ferry Irawan mengungkapkan seperti apa penderitaan yang sudah diterimanya sejauh ini. Ia bahkan, mengaku curhat kepada kuasa hukumnya.
“Asal mena tahu, abi sudah jalankan sanksi sosial. Sampai abi ceritakan pada kuasa hukum abi, betapa menderita dan depresinya abi. Abi mendapat tekanan karena berita yang sudah berkembang, mereka sudah menghujat tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Ferry.
Ferry Irawan lalu berharap Venna Melinda masih memiliki hati nurani untuknya. Ditambah lagi jika melihat ibu mertuanya sedang terbaring sakit baru-baru ini.
“Abi mohon, dengan adanya kejadian ini mami sedang sakit, pembulu matanya pecah. Abi hanya mohon di usianya ke-76 tahun ini, izinkan abi bisa merawat dia dengan baik,” tutur Ferry.
“Mudah-mudahan, mena sebagai istri masih bisa mempunyai hati nurani untuk bisa menyelesaikan masalah rumah tangga kita secara kekeluargaan,” harapnya.