Suara Sumatera - Permainan lato-lato sedang digandrungi anak-anak saat ini. Sampai-sampai di setiap kesempatan kerap terdengar bunyi permainan tersebut dimainkan.
Seiring berjalannya waktu, lato-lato dinilai membahayakan untuk dimainkan tanpa pengawasan. Tak sedikit imbauan yang melarang lato-lato dibawa ke sekolah.
Sementara itu, beredar kabar bahwa mata seorang bocah SD terluka akibat terkena lato-lato. Dalam narasinya, mata anak tersebut dioperasi dan mengalami buta sebelah.
Kabar tersebut tersebar di aplikasi percakapan WhatsApp dengan menampilkan foto sang anak yang disebut merupakan bocah kelas 3 SD di Sokanegara.
Terlihat foto seorang anak berbaring dengan kondisi mata sebelah kanan tertutup perban. Pengunggah mengklaim anak dalam foto mengalami kebutaan akibat bermain lato-lato.
Adapun narasinya sebagai berikut:
”Assalamu’alaikum teman2…mau saling mengingatkan yg pada punya anak main lato-lato di awasin yaa…Ini anak Jalan Gereja Sokanegara SD kelas 3 main lato-lato kena bola mata pecah akhirnya di angkat dan mata buta sebelah,” demikian keterangan foto tersebut.
Lalu benarkah kabar bocah buta sebelah akibat terkena lato-lato?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id--jaringan Suara.com, ternyata foto tersebut adalah hoaks.
Baca Juga: Verrel Bramasta Perlihatkan Video Ferry Irawan Menangis, Netizen: Malah Cosplay Jadi Aziz Gagap
Dilansir dari Tribunnews.com, Lurah Sokanegara Khalimah Miskia, telah mendatangi SDN Sokanegara 1 dan SDN Sokanegara untuk memastikan kebenaran foto yang beredar.
Hasilnya tidak ditemukan anak SD yang diklaim mengalami kebutaan akibat lato-lato.
KESIMPULAN
Terkait foto anak tengah berbaring dengan kondisi mata ditutup sebelah, belum ada infomasi yang pasti tentang kronologi hingga lokasi kejadian.
Dengan penjelasan di atas, foto yang menarasikan mata bocah buta akibat lato-lato merupakan konten yang menyesatkan.