Suara Sumatera - Rafael Alun Trisambodo dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Umum di Kanwil DJP Jakarta Selatan II.
Pencopotan itu buntut dari kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anaknya, Mario Dandy Satrio kepada anak pengurus GP Ansor bernama David. Pengumuman pencopotan jabatan Rafael disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Jumat (24/2/2023).
"Mulai hari ini RAT dicopot dati tugas dan jabatannya," kata Sri Mulyani.
Dasar pencopotan jabatan Rafael merujuk pada Pasal 31 ayat 1 PP 94 Tahun 2021 mengenai Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Diketahui, Rafael memiliki harta kekayaan yang beda tipis dengan Sri Mulyani yang mencopotnya dari jabatan. Berikut rinciannya:
Harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo
Rafael Alun Trisambodo tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp 56.104.350.289 (Rp 56,1 miliar). Hal itu berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK dikutip Sabtu (25/2/2023).
Rafael tercatat memiliki 11 aset tanah dan bangunan dengan total senilai Rp 51.937.781.000. Tanah dan bangunan itu tersebar di kabupaten/kota Sleman, kabupaten/kota Manado, kabupaten/kota Jakarta Selatan, dan kabupaten/kota Jakarta Barat.
Rafael tercatat memiliki alat transportasi dan mesin berupa Toyota Camry tahun 2008 dan Toyota Kijang tahun 2018 dengan total senilai Rp 425.000.000. Namun dalam laporan itu tidak ditemukan adanya kepemilikan mobil Rubicon yang digunakan anaknya saat melakukan aksinya.
Dirinya juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 420.000.000, surat berharga Rp 1.556.707.379, kas dan setara kas Rp 1.345.821.529, dan harta lainnya Rp 419.040.381. Rafael tercatat tidak memiliki utang. Dengan demikian, harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo senilai Rp 56.104.350.289 (Rp 56,1 miliar).
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memiliki harta kekayaan mencapai Rp 58.048.779.283 (Rp 58 miliar). Hal itu diketahui dari data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang dilaporkan pada 31 Maret 2022/periodik 2021.
Sri Mulyani tercatat memiliki 11 aset tanah dan bangunan dengan total senilai Rp 45.811.090.623. Aset tanah dan bangunan itu tersebar di kab/kota Tangerang Selatan, kab/kota Tangerang, kabupaten/kota Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.
Dirinya memiliki alat transportasi berupa Honda Rebel CMX500 tahun 2019 senilai Rp 145.000.000. Harta bergerak lainnya senilai Rp 446.520.000, surat berharga Rp 12.721.023.556.
Kemudian kas setara kas Rp 8.140.815.666. Ia tercatat memiliki utang Rp 9.215.670.562. Dengan demikian, total harta kekayaan Sri Mulyani Rp 58.048.779.283.