Suara Sumatera - Wasekjen PDI Perjuangan (PDIP) Sadarestuwati meminta agar semua pihak tidak memaknai berlebihan momen bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menhan RI Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Tiga tokoh sebelumnya terpantau menghadiri panen raya padi di Desa Lajer, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (9/3). "Jangan dimaknai terlalu berlebihan, apalagi dikait-kaitkan dengan pilpres," ujar Sadarestuwati.
Kata legislator Komisi V DPR RI itu, Jokowi juga sering menghadiri acara dengan tokoh lain seperti Menteri PUPR Basuki Hadimuljono hingga Ketua DPR Puan Maharani.
Menurut Sadarestuwati, Jokowi menunjukkan kedekatan ketika hadir di sebuah acara didampingi Basuki dan Puan. "Beliau-beliau ini kalau bertemu memang sangat akrab," ungkap legislator Daerah Pemilihan VIII Jawa Timur itu.
PDIP menanggapi peristiwa panen raya di Desa Lajer biasa saja, karena kedekatan Jokowi bersama Ganjar dan Prabowo seperti teman.
"Pak Jokowi dengan Mas Ganjar adalah satu keluarga dari PDIP yang memang sudah saling mengenal dan bersama-sama sejak dahulu," ujar wanita kelahiran Jawa Timur itu.
Sadarestuwati melanjutkan jika PDIP untuk urusan capres dan cawapres menjadi kewenangan Megawati Sukarnoputri selaku ketum berlambang Banteng moncong putih itu.
"Insyaallah Ibu Ketua Umum akan sangat hati-hati dan teliti serta akan memilih yang terbaik untuk bangsa dan negara, karena beliau tidak ingin mengecewakan rakyat Indonesia," katanya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.