Suara Sumatera - Selebgram Ajudan Pribadi harus berurusan dengan pihak hukum usai dilaporkan terkait kasus dugaan penipuan senilai Rp1,35 miliar.
Ajudan Pribadi dipolisikan teman sendiri berinisial AL ke Polres Jakarta Barat pada 19 November 2022.
Pria bernama asli Akbar Baharuddin tersebut ditangkap polisi di daerah Makassar, Sulawesi Selatan. Terbaru, ia ditetapkan sebagai tersangka.
Ajudan Pribadi kerap memamerkan gaya hidup mewahnya di media sosial. Pemilik akun Instagram Ajudan_Pribadi itu telah memiliki centang biru.
Tak hanya itu, dia juga memiliki YouTube Ajudan Pribadi Official dengan jumlah subscriber 196 ribu.
Ajudan Pribadi pernah berpose dengan mobil Mercedes G63 dan motor Harley Davidson.
Dia juga sering membagikan kegiatannya di Instagram. Namun, akun tersebut saat ini sudah dikunci pasca dirinya ditangkap oleh penyidik.
Sebeum dikenal publik sebagai selebgram, dia rupanya sempat bekerja sebagai kuli bangunan di Makassar.
Ajudan Pribadi mengaku diajak oleh seorang pemborong untuk menjadi kuli bangunan di sebuah kota hingga bergabung dengan event organizer alias EO.
“Aku kerja bangunan dulu lama dan betul-betul sangat sedih sekali hidup itu. Ngaduk semen gitu-gitu. Barulah ketemu EO dulu sebagai tukang pasang tenda,” ceritanya.
Sebagai informasi, sosok A juga cukup dekat dengan kepolisian karena dia sering membagikan momen swafotonya.
Dia juga sempat ngobrol dengan mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. Dia dikenal publik usai membagikan foto bersama bareng orang penting di Tanah Air.
Ajudan Pribadi sebetulnya adalah ajudan Sekjen Asosiasi Jasa Konstruksi Nasional (Gapensi) Andi Rukman Karumpa.
Dari situ, Ajudan Pribadi sering bertemu dengan orang-orang penting, pejabat, dan para artis ketika menemui bosnya.
Kemudian Ajudan Pribadi ini meminta foto bareng dan mengunggahnya di akun media sosial pribadinya.
Selain itu, kehidupannya juga terlihat glamour karena dia mengunggah foto dirinya ketika berada di hotel berbintang lima hingga jet pribadi.
Diketahui, Ajudan Pribadi ditangkap polisi terkait kasus dugaan penipuan dengan kerugian korban mencapai angka Rp1,35 miliar.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi mengungkap kronologi sang selebgram terjerat kasus penipuan.
Menurut Kapolres Syahduddi, awalnya Ajudan Pribadi menawarkan dua unit mobil ke korban AL yang merupakan temannya sendiri pada Desember 2021.
"Terlapor ini menghubungi korban dengan menawarkan dua unit mobil berupa Toyota Land Cruiser seharga Rp 400 juta dan Mercy Rp 950 juta," kata Syahduddi, Rabu (15/3/2023).
Rupanya, AL yang tertarik dengan penawaran Ajudan Pribadi kemudian mentransfer uang lewat tiga kali pengiriman.
Namun, mobil yang dijanjikan Ajudan Pribadi tidak kunjung tiba.
"Setelah melakukan pembayaran, korban tak kunjung mendapatkan mobil yang dijanjikan," ujar Kapolres.
AL pun mulai curiga. Ia kemudian melayangkan dua kali somasi kepada Ajudan Pribadi untuk mengembalikan uangnya.
Hanya saja, tidak ada balasan dari yang bersangkutan sehingga laporan polisi pun diajukan pada November 2022.
"Korban sempat melayangkan somasi sebanyak dua kali, namun tidak ada tanggapan, jadi korban melapor ke Polres Metro Jakarta Barat," ungkap Syahduddi.
Ajudan Pribadi tetap tidak menunjukkan itikad baik pasca dilaporkan. Ia dua kali mangkir tanpa alasan jelas.
"Penyidik sudah memanggil terlapor sebanyak dua kali, namun tidak pernah hadir dengan alasan yang jelas. Oleh karena itu, penyidik menerbitkan surat perintah membawa," papar M. Syahduddi.
Sampai akhirnya, penyidik Polres Metro Jakarta Barat menjemput Ajudan Pribadi di kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan di Jakarta.