Cek Fakta Kabar Hary Tanoe Terlibat Korupsi Rp72 Triliun Bikin Asetnya Disita, Benarkah?

Suara Sumatera

Jum'at, 17 Maret 2023 | 10:54 WIB
Cek Fakta Kabar Hary Tanoe Terlibat Korupsi Rp72 Triliun Bikin Asetnya Disita, Benarkah?
Hary Tanoe. [Instagram/@hary.tanoesoedibjo]

Suara Sumatera - Media sosial diramaikan dengan kabar yang menarasikan bahwa Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe terlibat korupsi satelit Kemenhan senilai puluhan triliun rupiah.

Akibat kejadian itu, disebutkan sejumlah aset milik Hary Tanoe disita oleh Kejaksaan Agung. Nilai korupsinya pun tak tanggung-tanggung, diklaim mencapai Rp72 triliun.

Informasi dalam bentuk video tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama SudjiOke belum lama ini.

Adapun narasi yang disampaikan si akun TikTok sebagai berikut:

“Harry Tanoe Sudibyo Dimiskinkan, dgn disita beberapa aset nya. Korupsinya Mencapai 72 Triliun, Wah Fantastis”

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, klaim yang menyatakan aset Hary Tanoe disita Kejaksaan Agung lantaran terseret kasus korupsi merupakan informasi keliru.

Hal tersebut sudah ditegaskan Ketua Bidang Hukum Internal Organisasi DPP Partai Perindo Christophorus Taufik. 

Ia mengungkapkan bahwa kabar tersebut adalah bohong. 

baca juga

Menurut Christophorus, tidak ada penggeledahan dan proses hukum apa pun terhadap Hary Tanoesoedibjo.

Selain itu, DPP Partai Perindo juga melaporkan akun TikTok SudjiOke, yang menayangkan potongan video dengan narasi Hary Tanoe dimiskinkan dan beberapa asetnya disita.

Menurut Christophorus, pihaknya telah melaporkan kanal YouTube dan akun TikTok ke Bareskrim Polri pada Selasa (7/3/2023).

Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya turut menyerahkan sejumlah barang bukti ke Bareskrim Polri.

“Ada screenshoot yang kami sampaikan, juga download dari kanal dan pembanding video dari cuplikan apa yang ada di kanal itu,” katanya.

KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, informasi yang menyatakan Hary Tanoe terlibat korupsi dan sejumlah aset disita merupakan kabar hoaks.

Ketua Bidang Hukum Internal Organisasi DPP Partai Perindo Christophorus Taufik menegaskan bahwa kabar tersebut adalah bohong. 

Dengan demikian, video bernarasi demikian masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Geger Presiden Jokowi Pecat Kapolri Listyo Sigit, Benarkah?

CEK FAKTA: Geger Presiden Jokowi Pecat Kapolri Listyo Sigit, Benarkah?

News | Jum'at, 17 Maret 2023 | 09:25 WIB

CEK FAKTA: Erick Thohir Bayar Rp41 Miliar, Minta Legenda Chelsea Dampingi Shin Tae-yong?

CEK FAKTA: Erick Thohir Bayar Rp41 Miliar, Minta Legenda Chelsea Dampingi Shin Tae-yong?

Bola | Jum'at, 17 Maret 2023 | 08:35 WIB

Jejak Kasus Dugaan Korupsi Beras Bansos Kemensos, Berujung 6 Orang Dicegah ke Luar Negeri

Jejak Kasus Dugaan Korupsi Beras Bansos Kemensos, Berujung 6 Orang Dicegah ke Luar Negeri

News | Jum'at, 17 Maret 2023 | 08:08 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×