Kadis PUPR Sumut Dicopot dari Jabatannya Usai Jokowi Tinjau Jalan Rusak

Suara Sumatera | Suara.com

Minggu, 21 Mei 2023 | 06:35 WIB
Kadis PUPR Sumut Dicopot dari Jabatannya Usai Jokowi Tinjau Jalan Rusak
Presiden Jokowi meninjau jalan rusak di Labura, Sumut. (YouTube Sekretariat Presiden)

Suara Sumatera - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemerintah (Kadis PUPR) Sumut Bambang Pardede dicopot dari jabatannya. Pencopotan dilakukan setelah Presiden Joko Widodo meninjau jalan rusak di Labuhanbatu Utara (Labura). 

Kepala BKD Sumut Safruddin mengatakan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mencopot Bambang karena kinerjanya kurang baik terkait proyek infrastruktur senilai Rp 2,7 triliun.

"Surat keputusan (pencopotan) sudah diserahkan kepada Bambang melalui sekretatis pada 17 Mei 2023," katanya melansir Antara, Minggu (21/5/2023). 

Untuk Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Sumut, kata Safruddin, ditunjuk Kepala Bidang Pembangunan Dinas PUPR Sumut, Marlindo Harahap hingga terpilih Kadis PUPR Sumut definitif.

Sementara itu, Sekda Provinsi Sumut Arief S Trinugroho mengatakan, Pemprov Sumut akan membuka lelang jabatan Kadis PUPR Sumut dan menetapkan Kadis PUPR Sumut definitif.

"Dibebastugaskan, sudah kosong. Bambang ini eselon II dan tunjangan kinerja masih melekat. Setelah administrasi lengkap baru seleksi kita buka, kita masih evaluasi," cetusnya. 

Diketahui, pengerjaan mega proyek itu tengah berjalan dilakukan PT Waskita Karya bersama KSO. Tahapan progres pengerjaan sudah 38,08 persen.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengunjungi jalan rusak di Kabupaten  Labuhanbatu Utara. Jokowi mengatakan ada 13.000 kilometer jalan kabupaten di Sumut dalam kondisi rusak. Sedangkan jalan provinsi yang rusak diperkirakan mencapai 340 kilometer.

"Jalan provinsi (di Sumut) ada 3.005 kilometer, yang rusak kira-kira 340 kilometer. Jalan kabupaten ini yang banyak jalan rusak, dari 33.000 kilometer di Sumut, yang rusak kira-kira 13.000 kilometer. Salah satunya ini yang kita lihat di Labuhanbatu Utara," kata Jokowi. 

Selain itu, Jokowi mengaku ada 2.600 kilometer jalan nasional di Sumut. Dari total tersebut, 260 kilometer di antaranya mengalami kerusakan.

"Kita lihat di Provinsi Sumut ini jalan nasional ada 2.600 kilometer, yang rusak kira-kira 260 kilometer, ini jalan nasional," jelasnya. 

Jokowi menargetkan perbaikan jalan rusak di Sumut akan mulai paling lambat Juli mendatang. Perbaikan jalan rusak akan dikerjakan bersama-sama pemerintah provinsi,  kabupaten/kota, hingga pemerintah pusat.

Dirinya mengatakan bahwa jalan rusak parah yang tidak bisa diperbaiki oleh pemerintah daerah akan diambil oleh pemerintah pusat.

"Semua yang di Sumur tetap sama, kita bagi, ada yang dikerjakan oleh Pak Gubernur, Pak Bupati, ada yang diambil alih pusat yang kira-kira kabupaten kota tidak memiliki kemampuan untuk mengerjakan," kata Jokowi. 

Jokowi menjelaskan perbaikan jalan rusak memerlukan waktu. Pasalnya, kondisi jalan rusak di Indonesia cukup banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Relawan Jokowi dan Gibran Nyatakan Dukung Prabowo, Begini Reaksi Ganjar Pranowo

Relawan Jokowi dan Gibran Nyatakan Dukung Prabowo, Begini Reaksi Ganjar Pranowo

News | Sabtu, 20 Mei 2023 | 22:40 WIB

Bandingkan dengan Era SBY, Anies Sebut Jokowi Lebih Banyak Bangun Jalan Berbayar Ketimbang Jalan Desa

Bandingkan dengan Era SBY, Anies Sebut Jokowi Lebih Banyak Bangun Jalan Berbayar Ketimbang Jalan Desa

News | Sabtu, 20 Mei 2023 | 21:45 WIB

Dituding Penetapan Tersangka Korupsi Johnny G. Plate Berbau Politik, Ini Klarifikasi Presiden Jokowi

Dituding Penetapan Tersangka Korupsi Johnny G. Plate Berbau Politik, Ini Klarifikasi Presiden Jokowi

Batam | Sabtu, 20 Mei 2023 | 19:10 WIB

Buntut Dukungan ke Prabowo Subianto, DPP PDIP Bakal Panggil Gibran

Buntut Dukungan ke Prabowo Subianto, DPP PDIP Bakal Panggil Gibran

Surakarta | Sabtu, 20 Mei 2023 | 18:55 WIB

Bertemu PM Kanada, Jokowi Harap Bantuan 20 Miliar Dolar Tidak Dalam Bentuk Utang

Bertemu PM Kanada, Jokowi Harap Bantuan 20 Miliar Dolar Tidak Dalam Bentuk Utang

News | Sabtu, 20 Mei 2023 | 13:11 WIB

Terkini

Di HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Perkuat Barisan 400 Paralegal Demi Keadilan Perempuan & Anak

Di HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Perkuat Barisan 400 Paralegal Demi Keadilan Perempuan & Anak

Jatim | Minggu, 12 April 2026 | 13:49 WIB

Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset

Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset

Sulsel | Minggu, 12 April 2026 | 13:48 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:44 WIB

Bedak Tabur Apa yang Bagus? Ini 7 Pilihan Tahan Lama dan Bikin Glowing

Bedak Tabur Apa yang Bagus? Ini 7 Pilihan Tahan Lama dan Bikin Glowing

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 13:43 WIB

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Review Film Case 137: Drama Prosedural yang Menyentuh Hati dan Akal Sehat

Review Film Case 137: Drama Prosedural yang Menyentuh Hati dan Akal Sehat

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 13:34 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB