Suara Sumatera - Natalius Pigai turut merespons pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pertemuan keduanya berlangsung pada Minggu lalu, 18 Juni 2023.
Mantan Komisioner Komnas HAM itu mengaku suka pada Demokrat dan AHY namun dia tampak tak memercayai PDIP.
"Saya suka AHY & Partai Demokrat. Mas AHY perlu belajar dari Prabowo. Sudah 3 kali Prabowo dijanjikan; mereka Tipu Prabowo, Prabowo masuk jebakan PDIP," cuitnya, dikutip Selasa (20/6/2023).
Natalius pun menyinggung momen ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat Presiden Indonesia. Dalam dua periode kepemimpinannya, PDIP menjadi oposisi. Sebaliknya, saat kepemimpinan Jokowi yang diusung partai Megawati itu, Demokrat memilih menjadi oposisi.
"Pak SBY Presiden 2 Periode karena Lawan Megawati & PDIP. PDIP itu haus kuasa, munafik & tipu muslihat," katanya.
Pernyataan itu pun mendapat dukungan dari warganet. Akun @zie_bajri mengingatkan Demokrat agar tegas menentukan keberpihakan.
"Demokrat yang biru tapi lebih suka menjadi abu-abu. Semoga kali ini membiru beneran. Kalau sampai masih abu abu, nasibnya sama seperti 08 yang mulai ditinggalkan karena merasa dikhianati dengan bergabungnya dengan pemerintah," tulisnya.
Sementara, @askyuda memberi kritikan pada Natalius Pigai.
Pertemuan Puan dengan AHY yang mewakili PDIP-Demokrat perlu direspons positif demi menurunkan suhu politik yang memanas.
Baca Juga: LPSK Sebut Restitusi David Ozora Capai Rp 118 Miliar, Begini Hitung-hitungannya
"Bang @NataliusPigai2 seharusnya pertemuan seperti ini direspons baik. Pertemuan seperti ini gak gampang loh, pertemuan ini mendinginkan suhu politik yang sedang memanas. Lah twit ente malah bikin panas," balasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.