sumatera

Marahnya Erick Thohir pada Klub Tak Lepas Pemain ke Timnas: Membawa Merah-Putih Itu Hak

Suara Sumatera Suara.Com
Sabtu, 19 Agustus 2023 | 12:59 WIB
Marahnya Erick Thohir pada Klub Tak Lepas Pemain ke Timnas:  Membawa Merah-Putih Itu Hak
Ketum PSSI Erick Thohir saat meninjau proses seleksi Timnas U-17. (pssi.org)

Suara Sumatera-  Kekecewaan Ketua Umum PSSI Erick Thohir pada klub tak lepas pemain ke Timnas makin menjadi. Belum lama ini, saat timnas Indonesia harus menoreh kekelahan melawan Malaysia di Piala AFF U-23, Erick Thohir sempat marah dan kesal pada klub yang tidak melepas pemain ke timnas U-23.

Kemarahan sekaligus kritikan keras disampaikan Erick Thohir dengan menyinggung jika membawa merah putih ialah hak individu, yakni pemain.

“Kalau pemainnya mau, beri dong kebebasan, dia, sebagai manusia. Ya kan? Kan, kita nggak bisa ngomong ini sebagai mesin aja dengan kepentingan pribadi,” kata Erick Thohir.

Erick Thohir yang mengomentari polemik pemanggilan pemain Timnas untuk Piala AFF U-23 2023 terutama sempat adu argument antara pelatih Persija dengan Manajer Tim Nasional Indonesia, Sumardji.

Bukan hanya mengatakan adanya sanksi penghentian dana pembangunan fasilitas, Erick Thohir pun menyebut bahwa pemain yang tolak panggilan Timnas bisa jadi akan kehilangan kesempatan untuk laga melawan Portugal. 

“Berarti nanti kami juga begini, kalau kami membawa Portugal, kami akan berpikir juga kepada pemain yang tidak mau bermain,” ujar Erick Thohir.

Meski begitu, Erick Thohir menyadari bahwa jika diberlakukan demikian, dunia sepak bola Indonesia hanya akan menjadi wadah saling mengancam. Baginya, yang paling utama dalam sepak bola Indonesia adalah dukungan untuk memperkuat Timnas Indonesia.

“Kita tidak perlu diskusi itu. Ini kan sama-sama, pokoknya Merah-Putih segalanya. Kami mengerti, kok,” lanjutnya.

Menteri BUMN itu juga sempat menyinggung soal hak para pemain untuk membela Timnas. Ia menyayangkan adanya pelatih yang justru menghambat perkembangan karier anak asuhnya.

Baca Juga: Telok Ukan Khas Agustusan di Palembang, Dikaitkan Mitos Pengantin Perempuan

“Kalau memang pemainnya nggak mau main, nah, pemainnya yang ketemu saya. Kalau gitu nggak usah main Tim Nasional lagi,” ujar Erick Thohir.

“Cuman, yang saya nggak mau, mereka dilarang main. Itu punya hak loh, individu. Membawa Merah-Putih ini punya hak, punya kita. Kalau pemainnya cedera ya jangan,” imbuhnya,

Erick Thohir mengimbau kepada setiap klub agar memberikan kebebasan kepada para pemainnya untuk membela Timnas Indonesia.

Setiap klub tidak bisa menganggap pemain seperti mesin yang dapat mmenyukseskan kepentingan pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI