Suara Sumatera - Dokter Richard Lee menyoroti soal air galon air minum kemasan berbahan polikarbonat yang menurutnya mengandung senyawa kimia berbahaya bagi manusia, yakni BPA (bisphenol A).
Dirinya menyampaikan imbauan terbuka kepada masyarakat agar tidak lagi menggunakan galon air minum polikarbonat karena membahayakan.
"Di Eropa itu sudah dilarang penggunaan galon minuman menggunakan polikarbonat seperti ini punya, karena ada cemaran BPA-nya," kata Richard lewat video TikTok miliknya, dilihat Sabtu (30/9/2023).
Sambil menunjukkan galon berwarna biru, Richard mengaku terkejut salah satu merk air mineral di Indonesia masih menggunakan galon polikarbonat.
"Dan sangat mengejutkan sekali merk terbesar di Indonesia masih menggunakan polikarbonat yang di dalamnya masih ada cemaran BPA-nya dan itu di atas rata-rata," ungkapnya.
Hal ini, kontradiktif ketika masyarakat mencari botol kemasan yang bebas BPA, tapi sumber air minuman berasal dari galon yang mengandung BPA.
"Kalian kebayang gak sih minuman bayi botol-botol minuman, termos itu di mana-mana kita cari BPA free tapi untuk isinya itu dari galon yang ada BPA-nya," ungkapnya.
"Kalian kebayang gak, ketika datang ke restoran ngarepin minum-minuman sehat, jus teh, tapi airnya menggunakan air kemasan minuman galon yang diduga di dalamnya ada BPA-nya," sambungnya.
Oleh sebab itu, Richard Lee mengimbau masyarakat agar berhenti menggunakan galon kemasan polikarbonat.
Baca Juga: Grand Final ASL 2023 Winter Pertemukan Kagendra vs Mahadewa
"Dan ini saya mengimbau wanita di Indonesia, emak-emak di luar sana, untuk stop menggunakan galon yang ber polikarbonat. Kalian boleh menggunakan galon tapi yang PET atau kemasan plastik yang transparan," imbuhya.
Bukan tanpa alasan, Richard menyampaikan bahaya galon ini setelah melakukan kajian dari ahli dan jurnal-jurnal kesehatan.
"Setelah saya review dari dua ahli di depan saya dan saya melihat jurnal-jurnal dan saya melihat kenyataan di luar negeri amat sangat tidak saya anjurkan dan saya," jelasnya.
Lebih jauh, Richard meminta agar pemerintah turun tangan atas kemasan galon yang menurutnya berbahaya.
"Semoga pemerintah juga mendengarkan jeritan hati kita masyarakat Indonesia, karena sudah berapa banyak kita diracuni oleh BPA coba," katanya.
Video Richard soal bahaya air galon ini seketika menjadi viral dan telah ditonton lebih dari 8 juta kali di TikTok.