Suara Sumatera - Pesta pernikahan di sebuah gedung di Irak berakhir menjadi tragedi. Lebih dari 100 orang tewas dalam kebakaran tersebut.
Sedikitnya 150 orang terluka dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Kota Hamdaniya yang juga dikenal dengan nama Qaraqosh. Menurut hasil investigas pemerintah, kebakaran disebabkan "kelalaian fatal" serta langkah keamanan yang minim.
Menteri Dalam Negeri Abdul Amir al-Shammari mengatakan pemilik gedung dan tiga anggota staf lainnya membiarkan 900 orang masuk ke dalam gedung yang hanya berkapasitas maksimal 400 orang.
"Penggunaan dekorasi yang mudah terbakar memudahkan api menyebar dengan cepat dan mengubah ruangan menjadi bola api," kata Shammari melansir Antara, Senin (2/10/2023).
Kobaran api menjebak orang-orang yang berada di dalam gedung. Tim SAR kesulitan menjangkau mereka lantaran pintu keluar yang sempit dan sedikit.
Menurutnya, orban tewas mencapai 107 orang. Panel investigasi telah mengusulkan agar pemerintah memberikan bantuan finansial bagi keluarga korban tewas dan cedera.
Selain itu, hasil penyelidikan merekomendasikan pula agar pejabat setempat juga ditindak secara hukum.
Perdana Menteri Mohammed Shia Al-Sudani mengunjungi para korban di dua rumah sakit pada Kamis. Dirinya berjanji untuk meminta pertanggungjawaban pihak terkait.
Baca Juga: Eks Asisten Shin Tae-yong Bikin Klub Vietnam Geleng-geleng Kepala, Ini Sebabnya