Suara Sumatera - Gregorius Ronald Tannur, anak anggota DPR RI Edward Tannur, melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya Dini Sera Afriyanti alias Andini hingga meninggal dunia.
Hubungan asmara antara Ronald Tannur dengan Andini diketahui tidak sehat alias toxic relationship. Ini terlihat dari curhatan Andini kepada temannya sebelum meninggal dunia.
Catatan suara curhatan Andini ini diunggah di akun Instagram pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, pada Sabtu (7/10/2023).
"Curhat almarhum Andini ke temannya sebelum meninggal! Kasus anak DPR di Surabaya! Polisi harus panggil teman curhat ini sebagai saksi!!" kata Hotman Paris dalam unggahannya, Sabtu (7/10/2023).
Dalam rekaman suara itu, terdengar Andini sambil menangis bercerita mengenai Ronald Tannur yang sering menuduhnya hal yang tidak-tidak.
"Aku nggak tahu lah ya. Yaudah di sana tadi aku nggak minum minum. Tapi, nggak tahu tiba-tiba dia bilangin aku ini itu, aku nggak tahu," ujar Dini Sera Afrianti.
Andini mengaku lelah menjalani hubungan bersama Ronald Tannur karena selalu dituduh melakukan hal yang tidak pernah ia lakukan.
"Aku lelah Dela, kayak aku dibanting-banting nggak masalah kok. Tapi, emang aku nggak salah," ujar Andini sambil terisak-isak.
"Astaga memar-memar di badannya, aku lihat sendiri," balasan dari temannya dalam WhatsApp tersebut.
Baca Juga: Dulu Supplier Senjata TNI, Ayah Mirna Salihin Kini Jadi Petani Cabai dan Pengumpul Singkong
Menurut temannya, Andini mengirimkan voice note tersebut sebelum dianiaya hingga meninggal dunia.
Diketahui Andini dan Ronald Tannur diketahui sedang karaoke bersama teman-temannya di Blackhole KTV Club, Lenmarc Mall.
Saat itu terjadi cekcok antara Ronald dengan Andini yang berujung penganiayaan. Ronald memukul Andini menggunakan botol tequilla 2 kali, ditendang, dilindas hingga diseret menggunakan mobil sejauh 5 meter.