Selain itu, Listyo Sigit juga menyebutkan, Ferdy Sambo kemudian berupaya untuk merekayasa kasus ini dengan menembakan senjata miliki Brigadir J ke dinding-dinding sekitar lokasi.
Hal tersebut agar terkesan terjadi baku tembak antara keduanya di tempat kejadian perkara (TKP).