SuaraSumedang.id - Jelang MotoGP Austria 2022, pembalap Aprilia Racing Aleix Espargaro masih harus menahan rasa sakit di kakinya akibat alami retak tulang.
Namun, hal tersebut tak menyurutkan semangat Aleix Espargaro untuk bertarung memperebutkan kemenangan di Sirkuit Red Bull Ring.
Berdasarkan jadwal MotoGP Austria 2022 yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring, rangkaian balapan dimulai Jumat-Minggu (19-20/8/2022).
Pebalap asal Spanyol yang kini berusia 33 tahun itu, mengalami kecelakaan saat sesi latihan terakhir di MotoGP Inggris.
Bahkan, ia menjalani babak kualifikasi meski mengalami retak tulang kaki dan berhasil finis posisi sembilang di Silverstone.
Ia bertahan di peringkat kedua klasemen MotoGP 2022 dengan jarak 22 angka dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) jadi pimpinan klasemen pembalap.
"Saya merasa baik. Selama 10 hari terakhir, saya cukup banyak memulihkan diri," kata Aleix Espargaro, dilansir dari laman MotoGP.
"Ketika saya berjalan, masih cukup sakit, tapi untungnya saya tidak harus berjalan, saya harus mengendarai motor, jadi saya rasa itu tidak masalah."
Di GP Styria 202, Espargaro finis kualifikasi di posisi 7 yang menjadi posisi start terbaik Aprilia di Red Bull Ring, tapi gagal finis lantaran masalah teknis.
Baca Juga: Polres Purwakarta Dapat Piagam Penghargaan Dari Lapas Purwakarta
GI Austria tahun lalu, ia start di posisi 8 dan sempat melorot ke posisi 12 di awal balapan sebelum naik ke posisi 7.
Aleix Espargaro tetap menggunakan ban slick meski hujan turun. Ia sempat naik ke posisi 2 sebelum merosot posisinya dan finis di peringkat 10 yang menjadi hasil terbaik Aprilia di Spielberg.
Untuk tahun 2022, layout sirkuit Spielberg mengalami sedikit modifikasi dengan penambahan chicane setelah tikungan 1.
Aleix Espargaro sudah memeriksa lintasan baru itu dengan bersepeda, dan terkesan dengan sisi keamanan yang ia pandang lebih baik dengan penambahan chicane tersebut.
Meski di balapan-balapan sebelumnya Aprilia belum menuai hasil memuaskan, tapi Aleix Espargaro merasakan kemajuan signifikan di RS-GP tahun ini.
Motor tersebut yang membawanya sebagai satu-satunya pebalap kerap finis dengan poin di musim ini.
"RS-GP 2022 jauh lebih lebih khususnya di sisi aerodinamika, dan juga performa murni dari mesinnya, motor ini memiliki putaran mesin yang lebih tinggi," katanya.
"Trek ini paling menuntut mesin, tapi mesin 2022 ini pastinya jauh lebih baik daripada pendahulunya, juga terkait wheelie dengan saya dan sisi pengereman motor tahun ini jauh lebih efektif, jadi saya kira ini akan jadi trek yang baik bagi kami."
(Sumber:ANTARA)