Rupiah Keok, Dolar AS Naik ke Level Rp16.818

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:53 WIB
Rupiah Keok, Dolar AS Naik ke Level Rp16.818
Ilustrasi pembeli menghitung uang pecahan 100 dolar AS. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Rupiah melemah signifikan pada Kamis pagi (12/2/2026), diperdagangkan di sekitar Rp16.818 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen global, terutama *rebound*-nya dolar Amerika Serikat menyusul data pekerjaan AS yang kuat.
  • Prospek suku bunga The Fed yang tertunda membuat analis memprediksi pelemahan rupiah akan terus berlanjut dalam kisaran tertentu.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik melemah  terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan  Kamis pagi (12/2/2026).

Data Bloomberg menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp16.818 per dolar AS. Mata uang lokal pun melemah  0,19 persen dibandingkan penutupan Rabu (11/2) ada di level Rp16.786. 

Sedangkan kurs JISDOR Bank Indonesia ada di level Rp16.781. Pelemahan  ini terjadi dikarenakan sentimen global. Dalam hal ini,  Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah dikarenakan dolar AS mulai rebound.

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data pekerjaan AS NFP yang lebih kuat dari perkiraan," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia menekankan bahwa pelemahan rupiah masih akan berlanjut. Sebab, prospek pemangkasan suku bunga The Fed membuat mata uang garuda melemah.

"Iya, dolar AS diperkirakan masih akan kuat karena data pekerjaan kuat ini telah menurunkan prospek pemangkasan suku bunga the Fed. Range 16750-16850," bebernya.

Sementara itu,  mata uang Asia juga bergerak menguat kecuali rupiah.  yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,26 persen. Disusul, won Korea Selatan yang menanjak 0,18 persen. 

Selanjutnya ada dolar Taiwan yang terangkat 0,17 persen dan yuan China yang terkerek 0,14 persen. Lalu baht Thailand yang naik 0,12 persen.

Diikuti ringgit Malaysia yang terapresiasi 0,1 persen serta peso Filipina menanjak 0,09 persen. Disusul, dolar Singapura yang naik 0,05 persen.

Lalu, ada dolar Hongkong yang terlihat menguat tipis 0,02 persen terhadap the greenbackdi pagi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski IHSG Rebound, Rupiah Justru Ambles ke Level Rp 16,797 Pagi Ini

Meski IHSG Rebound, Rupiah Justru Ambles ke Level Rp 16,797 Pagi Ini

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Kembali Melemah Terseret Sentimen Global

Rupiah Kembali Melemah Terseret Sentimen Global

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 17:32 WIB

Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788

Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 09:49 WIB

Beda dengan IHSG, Rupiah Justru Berjaya

Beda dengan IHSG, Rupiah Justru Berjaya

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:06 WIB

Rupiah Perkasa, Dolar AS Ambruk ke Level Rp16.730

Rupiah Perkasa, Dolar AS Ambruk ke Level Rp16.730

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:32 WIB

Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi

Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:31 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB