Selanjutnya, Ferdy Sambo memperagakan menembakkan sejumlah peluru ke arah dinding antara tangga menuju lantai dua agar menunjukkan seolah-olah terjadi baku tembak.
Menanggapi hal itu, Dirtipidum Polri Brigjen Andi Rian mengatakan, semua versi eksekusi Brigadir J diperagakan saat rekonstruksi.
"Semua pihak diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk memberikan penjelasan mengenai apa yang dilakukan. Apa yang dia rasakan dan apa yang dialami pada saat kejadian," kata Andi.
Sumber:Suara.com