Cara Lapor Pajak via Daring Tidak Perlu Antre, Ini Langkah-langkahnya

Suara Sumedang

Kamis, 01 September 2022 | 19:53 WIB
Cara Lapor Pajak via Daring Tidak Perlu Antre, Ini Langkah-langkahnya
Ilustrasi Bayar Pajak (Freepik)

Siapkan dokumen pendukung

Buka situs resmi Ditjen Pajak, lalu pilih ‘Login’, masukkan NPWP, kata sandi dan kode keamanan, lalu klik ‘Login’

Pilih menu ‘Lapor’, lalu ‘Pilih Layanan: e-Filing’

Pilih ‘Buat SPT’

Ikuti panduan yang diberikan, termasuk yang berbentuk pertanyaan. Isi SPT mengikuti panduan yang ada

Apabila SPT sudah dibuat, kemudian sistem akan menampilkan ringkasan dari SPT tersebut. Untuk mengirim SPT, klaim kode verifikasi yang dikirim melalui email Wajib Pajak (WP).

Masukkan kode verifikasi dan klik ‘Kirim SPT’

Jika belum ingin mengirimkan SPT, klik ‘Selesai’ dan SPT akan tersimpan untuk dapat dilihat dan diedit kembali di menu ‘Submit SPT’

Lapor 1770 S e-Filing 2021

baca juga

Cara melaporkan SPT menggunakan formulir 1770 S:

Masuk ke situs djponline.pajak.go.id atau efiling.pajak.go.id

Masuk dengan cara memasukkan nomor NPWP dan password yang sebelumnya sudah dibuat saat daftar akun DJP Online

Masukkan kode keamanan (captcha), lalu “Login”

Setelah berhasil login. Lalu pilih layanan “e-Filing”, klik “Buat SPT”

Selanjutnya, situs akan mengarahkan WP ke halaman untuk pembuatan formulir SPT.

Ikuti panduan pengisian e-Filing dengan menjawab beberapa pertanyaan.

Pilih form yang akan digunakan. Jika WP sudah mengetahui cara mengisi formulir 1770 S, maka bisa pilih jawaban “Dengan Bentuk Formulir”. Namun jika WP ingin dipandu bentuk tampilan pengisiannya, pilih jawaban “Dengan Panduan”.

Jika memilih ‘Dengan Panduan’, klik “SPT 1770 S dengan panduan”

Selanjutnya, lakukan pengisian e-Filing 1770 S, caranya seperti berikut:

Isi data SPT sesuai dengan formulir 1721-A1 dan A2

Kemudian klik “Berikutnya”

Silakan isi daftar pemotongan atau pemungutan PPh oleh pihak lain dan PPh yang ditanggung pemerintah.

Masuk ke bagian bukti potong baru.

Setelah selesai, klik tombol “Simpan” dan akan ditampilkan ringkasan pemotongan pajak.

Klik “Langkah Berikutnya”

Masukkan jumlah penghasilan neto dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan.

Klik “Langkah Berikutnya”

Masukkan penghasilan neto dalam negeri, jika ada. Misalnya penghasilan dari sewa kontrakan atau properti, bunga deposito, dan sumber lainnya.

Klik “Langkah Berikutnya”Silakan jawab pertanyaan dari “Apakah Anda memiliki penghasilan luar negeri?” Jika jawabannya “Ya”, sebutkan sumber penghasilannya. Kalau “Tidak”,

klik “Langkah Berikutnya”

Masukkan penghasilan yang tidak termasuk objek pajak (jika ada). Contohnya, warisan, hadiah beasiswa dan lainnya.

Klik “Langkah Berikutnya”

Masukkan penghasilan yang telah dipotong PPh Final (kalau ada). Klik tombol tambah (+), lalu isi. Contohnya, hadiah undian senilai Rp20 juta, telah dipotong PPh Final 25% berarti Rp5 juta. Lalu, klik “Simpan”.

Klik “Langkah Berikutnya”

Selanjutnya, masukkan harta yang dimiliki saat ini dengan menjawab dahulu pertanyaan: “Apakah Anda memiliki harta?

Klik “Langkah Berikutnya”

Tambahkan utang yang masih berjalan (jika ada), misalnya sisa kredit mobil atau cicilan rumah. Isi kode utang, nama pemberi pinjaman, alamat, tahun peminjaman, dan jumlah utang. Klik “Simpan”. Kalau sudah pernah melaporkan daftar utang di e-Filing,WP bisa menampilkan kembali dengan memilih “Utang pada SPT Tahun Lalu”.

Isi berapa jumlah tanggungan anggota keluarga yang dimiliki. Kalau sudah pernah melaporkan daftar tanggungan di e-Filing, WP tinggal menampilkan kembali dengan klik “Tanggungan pada SPT Tahun Lalu”. Jika ada anggota keluarga baru yang menjadi tanggungan, masukkan di daftar tanggungan dengan klik tambah (+). Isi nama, NIK (nomor induk kependudukan), hubungan keluarga, dan pekerjaan.

Klik “Langkah Berikutnya”

Isi zakat atau sumbangan keagamaan wajib yang pernah dibayarkan ke lembaga pengelola yang disahkan pemerintah. Misalnya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)

Klik “Langkah Berikutnya”.

Isi lampiran soal status kewajiban perpajakan suami istri jika WP sudah berumah tangga (menikah).
Klik “Langkah Berikutnya”
Jika ada, isi pengembalian atau pengurangan PPh Pasal 24 dari penghasilan di luar negeri.

Klik “Langkah Berikutnya”

Isi pembayaran PPh Pasal 25 dan Pokok SPT PPh Pasal 25 (bila ada). Jika tidak ada, kosongkan, dan klik “Langkah Berikutnya”

Masuk ke bagian perhitungan Pajak Penghasilan (PPh). Di tahap ini, WP akan ditampilkan perhitungan PPh dan SPT berdasarkan data yang dimasukkan WP sebelumnya. Status SPT akan terlihat apakah Nihil, Kurang Bayar, atau Lebih Bayar Cek atau periksa lagi data tersebut. Kalau sudah benar semua, klik “Langkah Berikutnya”

Di bagian selanjutnya, akan ditampilkan: Jika status SPT Kurang Bayar, akan muncul pertanyaan: Sudahkah Anda melakukan pembayaran? Jika jawabannya belum, klik Jawaban Belum. Kalau sudah membayar, klik Jawaban Sudah Kemudian masukkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan tanggal bayar sesuai bukti pembayaran Jika WP tidak punya kewajiban PPh Pasal 25 , klik “Langkah Berikutnya”

Tahapan selanjutnya adalah “Konfirmasi” PW akan mendapat pernyataan, yang harus dijawab dengan klik “Setuju” atau “Agree”

Klik “Langkah Berikutnya”

Selanjutnya, akan muncul ringkasan SPT dan pengambilan kode verifikasi. Klik “Di Sini” untuk mengambil kode verifikasi Beri jawaban atas pertanyaan pengiriman kode verifikasi, lewat email atau nomor ponse. Nantinya akan ada pemberitahuan kode verifikasi yang dikirim ke email atau nomor ponsel Anda yang terdaftar. Cek email atau ponsel dan masukkan kode verifikasi yang dikirimkan tersebut ke kolom SPT

Klik “Kirim SPT”

SPT sudah terkirim. Cek email untuk melihat Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) SPT Pajak Online.

Pengisian dan pelaporan SPT Tahunan pajak online atau e-Filing 1770 S Anda sudah “Selesai”.

Lapor 1770 e-Filing 2021

Berikut cara lapor SPT Tahunan Pribadi di e-Filing spt pajak pribadi:

Login/masuk ke akun Klikpajak yang dimiliki melalui https://my.klikpajak.id/login, lalu masukkan “email dan password” yang telah didaftarkan di Klikpajak.

Masuk ke dashboard atau halaman Klikpajak. Kemudian klik button “Lapor Pajak”, lalu pilih “eFiling SPT tahunan”, berikutnya akan muncul dropdown lagi dan pilih “SPT Tahunan OP”.

Kemudian akan muncul halaman baru seperti di bawah ini. Lalu klik “Pilih File” dari CSV yang akan dilaporkan.

Setelah itu, masukan file CSV yang didapatkan dari aplikasi e-SPT di field yang tersedia. Kemudian isi file CSV tersebut.

Jika file CSV yang di-upload valid, maka informasi Jenis SPT, Masa pajak, NPWP, beserta keterangan pembetulan akan muncul.

Pilih pajak yang ingin dilaporkan dalam pelaporan SPT, lalu klik “Lapor pajak terkait”. (Langkah pengisian efiling spt pajak pribadi ini hanya muncul apabila WP melakukan pembayaran di Klikpajak)

Setelah itu masukan file lampiran PDF yang ingin turut dilaporkan di field yang tersedia. Untuk SPT Perorangan wajib melampirkan Laporan Keuangan dan Rekapitulasi peredaran bruto. sedangkan dokumen Bukti potong dan dokumen lainnya bersifat opsional.

WP juga bisa melihat daftar lampiran apa saja yang harus diunggah bersamaan dengan SPT beserta aturan penamaan file-nya dengan klik link ‘Lampiran dokumen PDF’.

Lampiran PDF ini bersifat opsional jika status pelaporan SPT Nihil. Apabila status SPT WP adalah Kurang Bayar, WP wajib melampirkan PDF minimal bukti pembayaran pajak. (Nama file PDF wajib sama dengan nama file CSV yang ingin dilaporkan).

Setelah WP yakin dengan data pajak yang ingin Anda lapor, klik “Laporkan”. WP akan dibawa ke halaman Status pelaporan dan dapat melihat status SPT yang baru WP sampaikan muncul di baris teratas.

Setelah pelaporan WP sudah berhasil maka akan muncul Pelaporan WP sedang diproses oleh DJP dan tinggal menunggu Bukti Pelaporan Elektronik (BPE).

Tahap terakhir, apabila pelaporan SPT berhasil dan telah menerima NTTE, BPE akan dikirimkan ke email yang terdaftar di Klikpajak. 

Bagaimana sangat mudah bukan? Ayo lapor pajak sekarang, sebelum terlambat!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berikut 8 Provinsi Yang Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan 2022

Berikut 8 Provinsi Yang Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan 2022

Serang | Kamis, 25 Agustus 2022 | 16:52 WIB

Permudah Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan, Pemprov DKI Resmikan Gerai Samsat ITC Kuningan

Permudah Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan, Pemprov DKI Resmikan Gerai Samsat ITC Kuningan

News | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 10:59 WIB

Korlantas Polri Gendeng Pengelola SPBU Hingga Parkir Untuk Sosialisasi Bayar Pajak Kendaraan

Korlantas Polri Gendeng Pengelola SPBU Hingga Parkir Untuk Sosialisasi Bayar Pajak Kendaraan

News | Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:47 WIB

Sri Mulyani: Orang Miskin Tak Perlu Bayar Pajak, Yang Kaya Wajib Bayar Pajak!

Sri Mulyani: Orang Miskin Tak Perlu Bayar Pajak, Yang Kaya Wajib Bayar Pajak!

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:11 WIB

Valid atau Hoax? NIK jadi NPWP, Bayi Baru Lahir Sudah Menanggung Pajak

Valid atau Hoax? NIK jadi NPWP, Bayi Baru Lahir Sudah Menanggung Pajak

Tangsel | Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:56 WIB

Terkini

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:19 WIB

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

×