SuaraSumedang.id – The Rings of Power sendiri tidak berdasar pada satu novel secara spesifik, tetapi berbasis dari lampiran-lampiran yang disusun oleh J.R.R Tolkien.
Sebelumnya, pada tahun 2000, telah ditampilkan trilogi film The Lord of The Rings.
Penikmat film fantasi pasti sudah tidak asing dengan serial baru bertajuk The Lord of The Rings: The Rings of Power yang akan tayang pada Jumat (2/9/2022).
Diketahui, The Rings of Power terjadi jauh sebelum adanya kejadian The Lord of the Rings. Serial fantasi tersebut mengisahkan zaman kedua di sebuah dunia bernama Bumi Tengah.
Kehidupan abadi para elf atau peri berlangsung selama berabad-abad di Dunia Tengah. Para penggemar Tolkien tentu saja akan mengetahui karakter lain dengan nama karena mereka dirujuk dalam buku-bukunya, terkhusus dalam lampiran The Return of The King yang menguraikan peristiwa di Zaman Kedua.
Serial fantasi ini dapat disaksikan melalui layanan streaming Amazon Prime Video, agar penonton menikmati kualitasnya.
Diketahui, serial fantasi ini terinspirasi dari novel populer karangan J. R. R Tolkien dan akan menjadi prekuel dari trilogi The Lord of the Rings.
Sejumlah bintang aktor dan aktris ternama turut memeriahkan serial yang berjumlah delapan episode ini.
Para bintang ini antara lain seperti Cynthia Addai Robinson, Robert Aramayo, Owain Arthur, Maxim Baldry, Nazanin Boniadi, Morfydd Clark, Markella Kavanagh, Joseph Males dan Ismael Cruz Cordova.
Kisah tersebut bertepatan setelah perang melawan Morgoth atau Melkor, seorang penguasa kegelapan pertama. Untuk memahami ceritanya, tentu saja perlu diketahui terlebih dahulu pemain utama Zaman Kedua. Dari hal tersebut, beberapa karakter akan sangat familiar.
Seperti dilansir dari Suara.com Sabtu (03/09/2022), simak setiap karakter Rings of Power dan peran mereka berikut ini demi memahami cerita tersebut.
Celebrimbor (Charles Edwards)
Pembaca dan penggemar video game Shadow of War dan Shadow of Mordor yang populer akan mengenali Celebrimbor sebagai peri pandai besi yang ditipu untuk menempa cincin kekuasaan oleh Sauron yang menyamar.
Pertunjukan itu benar-benar bergantung pada ciptaannya. Jadi ketika Celebrimbor muncul di episode awal Rings of Power dan berbicara dengan penuh kerinduan tentang keinginan untuk membuat objek yang kuat, kata-kata itu sarat dengan ironi dramatis.
Isildur (Maxim Baldry)
Isildur adalah orang yang berhasil memotong satu cincin dari jari Sauron. Tapi dia gagal menghancurkan cincin itu sendiri. Kegagalan itu memungkinkan Sauron untuk bangkit kembali di Zaman Ketiga saat Lord of the Rings berlangsung.
Dalam film, Aragorn, seorang keturunan Isildur, khawatir bahwa dia, seperti leluhurnya, akan mengkhianati kelemahan manusianya saat berperang melawan kejahatan besar.
Tapi sementara kisah Isildur adalah sebuah tragedi, ia juga mencapai beberapa hal baik. Ia mendirikan dan memerintah Gondor bersama saudaranya Anárion.
Dia membantu bersama ayahnya dan Gil-Galad, memimpin perang melawan Sauron. Ketika kita bertemu dengannya di acara itu, dia hanyalah seorang pelaut, belum menjadi pemimpin manusia.
Elendil (Lloyd Owen)
Ayah Isildur, Elendil, memainkan peran penting dalam perang melawan Sauron. Namanya secara harfiah diterjemahkan menjadi "Teman Elf," dan dia memang membentuk aliansi penting dengan para elf untuk menghentikan kejahatan besar menyebar melalui Middle-earth.
Ketika kita bertemu dengannya di serial itu, dia menjadi kapten kapal dan mencoba mengatur emosi anak-anaknya yang sudah dewasa.
Prince Durin IV (Owain Arthur)
Ayah Durin, Raja Durin III, memerintah kerajaan Kurcaci Khazad-dm. Anda mungkin ingat Gandalf menghadapi Balrog di tambang Khazad-dûm yang hancur (kemudian dikenal sebagai Moria) menjelang akhir Fellowship of the Ring.
Tetapi selama Zaman Kedua kerajaan bawah tanah berkembang, berkat kekayaan yang tersembunyi di gunung tempat para kurcaci tinggal.