Kronologi Tiga Warga Sumedang Diterkam Macan Kumbang

Suara Sumedang

Sabtu, 10 September 2022 | 14:11 WIB
Kronologi Tiga Warga Sumedang Diterkam Macan Kumbang
ILUSTRASI macan kumbang. Tiga warga Sumedang diterkam macan kumbang saat berkebun. (Tangkapan layar Instagram)

SuaraSumedang.id - Kepala Desa Tegalmanggung, Kabupaten Sumedang, Cecep Ali menyebut kejadian tiga warga diterkam macan kumbang sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (7/9).

Ketiga orang warga yang menjadi korban terkaman macan kumbang tersebut, diketahui tengah berkebun di Kabupaten Sumedang.

Peristiwa penyerangan macan kumbang tersebut, terjadi di Blok Cihanyawar, Desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

"Iya betul. Kejadianya Rabu jam 14.00 WIB kemarin," kata Cecep, Jumat (9/9).

Ia menerangkan, saat kejadian itu warga tengah berkebun di kebuh yang dekat dengan perbatasan kawasan hutan.

Kemudian, tiba-tiba warga melihat seekor macan kumbang yang langsung menerkam.

"Kronologinya, si warga itu lagi berkebun. Pertama satu orang. Lalu tiba-tiba ada seekor macan, dan langsung menyerang warga," kata dia.

Selanjutnya, datang dua temannya di sana yang ingin mencoba membantu tetapi malah ikut diserang macan kumbang itu.

Menurutnya, ketiga warga itu pun berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menjauhi macan tersebut.

baca juga

Namun sayangnya, serangan macan kumbang itu begitu beringas, sehingga warga terpaksa melakukan perlawanan.

Hingga akhirnya menceburkannya ke dalam sungai. "Si macan lehernya dipiting sama warga itu, kemudian diceburin ke air, ditenggelamkan."

"Soalnya, kuat bangat katanya. Jadinya sempat berkelahi dengan dua warga (macan itu)," tambah Cecep.

Makan kumbang yang ditenggelamkan ke sungai itu akhirnya mati di tempat.

Namun, dampak dari serangan macan kumbang itu, tambah Cecep tiga warganya menjadi korban, dan mengalami luka robek di tangan, jari, pelipis hingga kepala.

Dua warganya itu pun langsung dilarikan RSUD Cikopo. Sedangkan satu warga lainnya dirujuk ke RS Cicendo Bandung lantaran pelipis di matanya robek.

"Korban menerima delapan jahitan, luka cakar semua, ada yang kepalanya terbentur batu, ibu jarinya hampir putus karena digigit," kata dia.

Atas peristiwa tersebut, pihak desa sudah melaporkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

"Bangkai macannya dibawa sama mereka (BBKSDA Jabar)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BLT BBM dan Bansos Sembako di Sumedang Segera Cair, Cek data Penerima dan Jadwal Pencairannya

BLT BBM dan Bansos Sembako di Sumedang Segera Cair, Cek data Penerima dan Jadwal Pencairannya

Sumedang | Jum'at, 09 September 2022 | 14:11 WIB

Pasca Kenaikan Harga BBM, Bus di Terminal Ciakar Sumedang Masih Gunakan Tarif Lama

Pasca Kenaikan Harga BBM, Bus di Terminal Ciakar Sumedang Masih Gunakan Tarif Lama

Sumedang | Jum'at, 09 September 2022 | 10:18 WIB

Perhatian! Warga Sumedang bakal Dapat BLT BBM dan Bansos Sembako, Ini Kata Bupati Dony

Perhatian! Warga Sumedang bakal Dapat BLT BBM dan Bansos Sembako, Ini Kata Bupati Dony

Sumedang | Jum'at, 09 September 2022 | 09:51 WIB

Terkini

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:22 WIB

BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat

BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:19 WIB

6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian

6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:13 WIB

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat

Jogja | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII

Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah

Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:00 WIB

×