Upaya Tingkatkan PAD, Pemkab Sumedang Maksimalkan Penerapan Parkir Berlangganan

Suara Sumedang

Selasa, 13 September 2022 | 20:20 WIB
Upaya Tingkatkan PAD, Pemkab Sumedang Maksimalkan Penerapan Parkir Berlangganan
ILUSTRASI parkir berlangganan. Upaya tingkatkan pendapatan asli daerah, Pemkab Sumedang maksimalkan sistem parkir berlangganan. (Sumedangkab.go.id)

SuaraSumedang.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terus berupaya memperbaiki penerapan sistem parkir non-tunai atau e-parking secara utuh di wilayahnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman optimistis, jika skema e-parking ini diterapkan, maka retribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir bisa meningkat.

Menurut Herman, tahun 2020 pendapatan parkir berlangganan ini hanya mencapai Rp290 juta, dan 2021 mencapai 1,2 miliar.

"Kita tidak berbicara pendapatannya saja, tetapi juga bicara tentang belanjanya. Saat ini, belanja operasional masih besar, karena itu kita akan terus dorong agar parkir berlangganan ini jangan kurang dari Rp5 miliar per tahun," kata Herman, di Islamic Center pada Senin (12/9/2022).

Ia melanjutkan, upaya Pemkab Sumedang dalam mendorong parkir berlangganan tidak lain karena PAD akan sangat menentukan kemandirian daerah tersebut.

Dikatakannya, bahkan semakin tinggi PAD maka semakin tinggi pula tingkat kemandiriannya.

"Inikan proses, tidak seperti membalikkan telapak tangan, yang paling penting continues improvment atau perbaikan secara terus menerus untuk mencapai target yang tinggi. Ada prosesnya, dan kita terus dorong proses ini," kata dia.

Selanjutnya, Herman menyebut, saat ini parkir berlangganan sementara masih terpisah dari Samsat, hanya ikut proses mengutip retribusinya di kantor Samsat, tetapi belum masuk sistem.

Berkaitan dengan hal itu, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Bappenda dan Polda Jawa Barat serta pihak terkait lainnya agar parkir berlangganan secepatnya bisa masuk sistem.

baca juga

"Di kabupaten/kota lain belum berjalan, baru Sumedang yang sudah berjalan. Kita ingin tingkatkan lagi kualitasnya supaya pendapatan tidak Rp1,2 miliar tapi bisa menembus sampai Rp5 miliar, dan itu optimistis bila masuk ke sistem," ucapnya.

Parkir berlangganan belum maksimal

Wakil Bupati Sumedang,  Erwan Setiawan mengatakan, pendapatan retribusi parkir belangganan belum maksimal sehingga harus mendapat perhatian serius.

Menurut Erwan, pihak yang terlibat dalam penarikan parkir berlangganan harus lebih serius lagi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Sehingga, para wajib pajak kendaraan memiliki kesadaran, dan kewajiban untuk membayar parkir berlangganan di Kabupaten Sumedang.

Wabup pun menyampaikan kritik terhadap pertugas di lapangan dalam penarikan retribusi parkir berlangganan yang dinilai tidak tegas, sehingga banyak wajib pajak enggan untuk membayar retribusi parkir berlangganan.

Erwan kemudian meminta agar sisten, dan cara kerja dari petugas untuk diperbaiki sehingga parkir berlangganan ini lebih maksimal.

Terlebih, kata dia, parkir berlangganan ini biaya pengeluarannya terbilang besar. Dalam hal ini, yakni untuk pembayaran juru parkir, sementara target yang harus dicapai Rp10 miliar.

"Kalau pendapatan dari parkir belum maksimal jelas ini akan sangat merugikan, karena akan lebih besar pasak daripada tiang," tegasnya.

Sumber:Pemkab Sumedang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Realisasi PAD Sumedang Capai 55 Persen

Realisasi PAD Sumedang Capai 55 Persen

Sumedang | Selasa, 13 September 2022 | 09:27 WIB

Misteri Jalan Cadas Pangeran, Sosokini yang Sering Menampakkan Diri

Misteri Jalan Cadas Pangeran, Sosokini yang Sering Menampakkan Diri

Soreang | Senin, 12 September 2022 | 22:33 WIB

Kisah di Balik Patung Pangeran Kornel di Sumedang, Ambisi Daendels hingga Pembantaian

Kisah di Balik Patung Pangeran Kornel di Sumedang, Ambisi Daendels hingga Pembantaian

Sumedang | Senin, 12 September 2022 | 16:44 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB