Fakta Mahasiswa PTN Sumedang Diringkus Polisi, Transaksi Ganja secara Online ke Alamat Kampus

Suara Sumedang

Sabtu, 24 September 2022 | 13:31 WIB
Fakta Mahasiswa PTN Sumedang Diringkus Polisi, Transaksi Ganja secara Online ke Alamat Kampus
ILUSTRASI daun ganja; seorang mahasiswa perguruan tinggi di Sumedang dibekuk polisi. (Pexels/Michael Fischer)

SuaraSumedang.id - Polres Metro Jakarta Barat menangkap seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Sumedang, Jawa Barat berinisial TNR (24), karena mengedarkan narkoba jenis ganja di lingkungan kampus.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Akmal mengatakan, TNR merupakan mahasiswa perguruan tinggi negeri yang aktif dalam kegiatan mahasiswa pecinta alam di kampusnya.

Tersangka TNR pun diketahui sudah tiga kali membeli ganja secara online. Saat ini, TNR diamankan oleh pihak kepolisian saat hendak mengambil paket yang dikirimkan ke alamat kampus itu.

Bersamaan dengan itu, polisi turut mengamankan 12 paket plastik berisi 551 gram ganja, dan biji ganja kering, satu lembar surat tanda terima pengiriman ekspedisi, dan satu unit handphone.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 (1) subsider Pasal 111 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun, dan/atau paling lama 20 tahun, dan denda paling sedikit Rp1 miliar.

Dirangkum SuaraSumedang.id, berikut fakta mahasiswa di Sumedang tersandung kasus peredaran ganja.

1. Transaksi online

Polisi telah melakukan tes urine terhadap TNR, dan terbukti mengkonsumsi ganja. Kini, polisi tengah memburu dua orang mahasiswa pecinta alam, yang terlibat dalam kasus ini, yakni ALF yang berperan sebagai penjual, dan ALX merupakan perantara.

"Ternyata, dari pendalaman, TNR ini sudah tiga kali melakukan transaksi beli (barang haram) via online. Ini yang keempat," kata AKBP Akmal saat jumpa pers di Mapolres, Jumat (23/9/2022).

baca juga

2. Alamat kampus

Akmal mengatakan, TNR mendapatkan paket ganja itu dari daerah Aceh melalui perantara ALX, dan penjual ALF, yang saat ini dalam pengejaran.

Paket ganja yang dipesan secara daring dikirim menggunakan jasa ekspedisi menuju sekretariat organisasi pecinta alam di kampus tersebut.

"Barang dipesan dari Aceh, dikirim ke alamat kampus. Kami mengamankan tersangka pada saat mengambil paket di Jalan Raya Bandung Km. 21, Jatinangor, Sumedang," kata Akmal.

3. Bungkus kopi

Akmal menjelaskan, pengiriman paket ke satu di antara sekretariat organisasi intra kampus, dengan keterangan paket pengiriman kopi.

Selanjutnya, tim melakukan penyelidikan terhadap paket tersebut. Disebutkan, bahwa TNR membeli dengan metode transfer antar bank seharga Rp1 juta.

"Kemudian, ganjanya dikemas dalam paket lalu dikirim dengan menggunakan jasa ekspedisi, dan menggunakan identitas penerima yang sudah tersangka TNR," kata Akmal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Tips Penting Mengelola Keuangan bagi Pelajar, Yuk Ikuti!

3 Tips Penting Mengelola Keuangan bagi Pelajar, Yuk Ikuti!

Your Say | Sabtu, 24 September 2022 | 12:48 WIB

Modus Penyelundupan Narkoba di Lapas Pagaralam, Paket Ganja Dilempar dari Luar ke Dalam lewat Celah Atap

Modus Penyelundupan Narkoba di Lapas Pagaralam, Paket Ganja Dilempar dari Luar ke Dalam lewat Celah Atap

Sumsel | Sabtu, 24 September 2022 | 10:31 WIB

Terpopuler: Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM di Bandung Berujung Rusuh, Honda Brio Seruduk Rumah Makan di Sukabumi

Terpopuler: Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM di Bandung Berujung Rusuh, Honda Brio Seruduk Rumah Makan di Sukabumi

Jabar | Sabtu, 24 September 2022 | 09:48 WIB

Terkini

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 05:55 WIB

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:37 WIB

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:29 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:24 WIB

×