SuaraSumedang.id - Sidang pembunuhan berencana terhadap Brigadir dengan terdakwa Ferdy Sambo Cs terus digelar.
Pada sidang kali ini Ferdy Sambo menyampaikan penyelesan dan permohonan maafnya terhadap keluarga Brigadir J.
Permohonan ini disampaikan Ferdy Sambo kepada Ibu dan Bapak Brigadir J dalam persidangan.
Dia menuturkan peristiwa ini terjadi akibat dirinya tidak bisa mengontrol emosinya.
Namun dalam permohonan maaf tersebut Ferdy Sambo tetap menyebut bahwa ini terjadi karena perbuatan Brigadir J.
"Saya mohon maaf atas apa yang telah diperbuat atau dilakukan. Saya sangat menyesal, saat itu saya tidak mampu mengontrol emosi dan tidak jernih. Di awal lewat persidangan ini, saya ingin menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi adalah akibat dari kemarahan saya atas perbuatan anak bapak kepada istri saya," katanya dilansir dari Suara Selasa (1/10/22).
Hal itu menurutnya harus terus disampaikan dan dibuktikan dalam persidangan.
Dirinya juga mengaku akan bertanggung jawab penuh atas perbuatannya.
"Itu yang harus saya sampaikan dan nanti akan di buktikan di persidangan. Saya yakini bahwa saya telah berbuat salah dan saya akan pertangungjawabkan secara hukum," sambungnya.
Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Sempat Emosi Liat Anak Kecil Tak Sekolah, Bapaknya Beberkan Hal Mengejutkan
Tidak hanya kepada keluarga Brigadir J, Ferdy Sambo menuturkan telah meminta ampun kepada Tuhannya.
"Saya juga sudah minta ampun kepada Tuhan. Demikian yang mulia," ujarnya.
Sementara Ibu dari Brigadir J, Rosti Simanjuntak mengatakan bahwa apa yang dilakukan Sambo sangat sadis.
"Anakku dihabisi, anakku dirampas nyawanya dengan sadisnya di tangan atasannya Ferdy Sambo yang sudah saya yakini dia sebagai wali dari Tuhan," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Suara dengan Judul: Ferdy Sambo Sampaikan Penyesalan dan Permintaan Maaf kepada Orang Tua Yosua, Tapi Tetap Salahkan Brigadir J