Kronologi Kasus Viral Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi, Seorang Kiai di Pekalongan Ditangkap

Husna Rahmayunita, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 28 Mei 2026 | 16:17 WIB
Kronologi Kasus Viral Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi, Seorang Kiai di Pekalongan Ditangkap
Kronologi Kasus Viral Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi, Seorang Kiai Ditangkap. (X @narkosun)
baca 10 detik
  • Polisi menangkap kiai Pekalongan terkait kasus pencabulan santriwati hingga melahirkan.

  • Kasus terungkap setelah korban sempat mengeklaim dirinya hamil lewat mimpi.

  • Pelaku diduga telah mencabuli puluhan santriwati sejak tahun 2008 lalu.

Suara.com - Kasus seorang santriwati yang mengaku 'hamil lewat mimpi' viral di media sosial pada bulan ini. Tak berselang lama setelah viral, pihak kepolisian akhirnya menangkap oknum kiai yang diduga melakukan pelecehan seksual.

Kronologi kasus viral santriwati ramai menuai sorotan publik. Kehebohan bermula saat santriwati berinisial F (22) asal Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan melahirkan bayi, padahal belum menikah serta mengaku tak menjalin hubungan dengan seorang pria.

F diketahui melahirkan seorang bayi laki-laki dan mengeluarkan pernyataan kontroversial pada Desember 2025.

Pihak keluarga menceritakan bahwa F mengaku 'hamil lewat mimpi' pada Mei 2026. Sang ayah saat itu menerima bila kasus kehamilan putrinya adalah sebuah takdir.

Pernyataan tersebut lantas viral di media sosial. Netizen kemudian mencurigai pihak pondok atau keluarga terlibat pada kasus kehamilan sang santriwati itu.

Pada 27 Mei lalu, AH atau AKF (54) yang merupakan kiai pimpinan pondok langsung ditangkap oleh kepolisian.

Kiai di Pekalongan diamankan atas dugaan kekerasan seksual kepada santriwati [Hasil bidik layar video dan bantuan ChatGPT]
Kiai di Pekalongan diamankan atas dugaan kekerasan seksual kepada santriwati [Hasil bidik layar video dan bantuan ChatGPT]

Proses penangkapan sang kiai juga viral di media sosial.

"Gila juga sih kalau sampai para ortu gak segera mindahin anaknya dari sarang setan ini," kecam @re**a**ti.

"Kiai mesum harusnya dihukum berat. Minimal dikebiri, dirajam atau dipenjara 20 tahun," cuit @wa**n*7.

baca juga

Pimpinan Ponpes Buaran Karangdadap sekarang resmi ditetapkan sebagai tersangka pencabulan.

Saat ini, AKF berada di Mapolres Pekalongan Kota untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Berikut kronologi kasus viral santriwati mengaku hamil lewat mimpi:

1. Awal Mula Klaim "Hamil Lewat Mimpi" (Desember 2025 - Mei 2026)

Kasus ini bermula saat santriwati F (22), warga Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, menunjukkan tanda-tanda kehamilan yang tidak biasa. Ayahnya, S, menyebutkan bahwa perubahan kondisi putrinya mulai terlihat sejak September 2025 ketika F berhenti mengalami menstruasi.

Puncaknya pada 13 Desember 2025, F melahirkan seorang bayi laki-laki di Klinik Imamah, Kecamatan Doro.

Kabar ini meledak di media sosial pada Mei 2026, memicu perdebatan panas di kalangan netizen antara yang percaya mukjizat dan yang curiga akan adanya tindak kriminal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown

Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:58 WIB

Arti Mimpi Beli Makanan atau Jajan, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki?

Arti Mimpi Beli Makanan atau Jajan, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki?

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Pertanda Apa? Ini Artinya

Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Pertanda Apa? Ini Artinya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:10 WIB

Terkini

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lip Balm Himalaya untuk Umur Berapa? Cek Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:46 WIB

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

×