19.49 WIB/20.49 WITA/21.49 WIT - gerhana sebagian akhir
20.57 WIB/21.57 WITA/22.57 WIT - gerhana berakhir
Niat dan tata cara sholat gerhana
- Ushalli sunnatal khusuf rak'ataini imaman/makmuman lillahi ta'ala (saya berniat shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT).
- Takbiratul ihram, yakni bertakbir sebagaimana sholat biasa.
- Membaca doa iftitah dan berta'awudz, kemudian membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al-Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih).
- Ruku
- Bangkit dari ruku (i'tidal) sambil mengucapkan 'sami'allahu liman hamidah, rabbana wa lakal hamd'.
- Setelah i'tidal ini tidak langsung sujud, tetapi dilanjutkan dengan membaca Al-Fatihah dan surat Alquran. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.
Baca Juga: Soal Lesti Kejora Hamil Anak Kedua, Begini Kata Rizky Billar
- Ruku kembali (ruku kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku sebelumnya.
- Kemudian bangkit dari ruku (i'tidal).
- Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
- Bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua sebagaimana raka'at yang pertama hanya saja bacaan, dan gerak-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
- Salam
Selanjutnya imam/khatib menyampaikan khutbah sebanyak 2 khutbah (seperti khutbah pada sholat idul fitri/adha), berisi anjuran berdzikir, berdoa, beristighfar serta disunnahkan bersedekah.(*)