SuaraSumedang.id - Suasana haru terekam saat Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika berpamitan dengan segenap masyarakat Purwakarta.
Diketahui, Anne Ratna Mustika berpamitan lantaran akan menunaikan ibadah umroh di tanah suci.
Dalam kesempatan tersebut, Anne Ratna Mustika, istri dari Dedi Mulyadi tampak berpamitan pula kepada segenap jajaran pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Sekadar informasi, Anne Ratna Mustika memutuskan untuk menunaikan ibadah umroh di tengah perkara gugatan cerai yang dia layangkan kepada suaminya, Dedi Mulyadi.
Dalam momen tersebut, suasana haru pun tak luput usa air mata tak bisa terbendung dari seorang Anne Ratna Mustika yang diantar oleh rombongan jelang pergi ke tanah suci.
Meski begitu, sebelum bertolak ke tanah suci, Anne Ratna Mustika tak lupa menyampaikan permintaan maafnya serta memanjatkan doa agar ibadahnya dilancarkan.
"Saya atas nama pribadi Anne Ratna Mustika mengucapkan mohon maaf lahir batin, dan mohon doanya untuk semuanya, karena saya mau melaksanakan ibadah umroh," kata Ambu Anne.
"Terutama untuk masyarakat di Kabupaten Purwakarta, dan tentu saja penonton Ambu Anne Channel," ia menambahkan, dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Jumat (11/11/2022).
Lebih lanjut, di tengah proses hukum yang tengah di jalaninya, Bupati Purwakarta tersebut sangat mengharapkan doa kebaikan untuk dirinya terlebih akan menjalani ibadah umroh.
Baca Juga: Bantah Isu Hamil, Bunga Citra Lestari Kecewa dan Beberkan Ini
"Doakan kami semoga bisa melaksanakan ibadah umroh ini dengan lancar dan khusyuk, serta mudah-mudahan meningkatkan keimanan, dan ketakwaan kita kepada Allah SWT," katanya menambahkan.
Di lain sisi, Ambu Anne juga mengatakan, perjalanan ibadah umrohnya sekaligus mengobati kerinduan untuk berziarah ke makam Rasulullah SAW.
"Tentu saja ini adalah kerinduan saya dengan rombongan untuk bertemu dan berada di makam Rasulullah SAW, mohon doa restu dan mohon maaf lahir dan batin," kata Anne.
Sementara itu, dalam momen keberangkatannya ke tanah suci, sosok Dedi Mulyadi didapati tidak hadir dalam rombongan yang turut mengantar kepergian sang bupati ke tanah suci.(*)