SuaraSumedang.id - Video Jockey atau VJ Daniel Mananta menyampaikan pendapatnya soal patung Yesus terdapat roh jahat yang disembah manusia dan dibuat oleh manusia.
Namun, pendapat Daniel Mananta itu rupanya menuai pro dan kontra, sejumlah orang sepaham dengannya ada pula yang mengingatkan jangan merasa benar.
Di balik itu, rupanya Daniel Mananta mengakui sepakat dengan lima poin dari pendapat Ustadz Abdul Somad atau UAS.
Sebagaimana dilansir dari video dari akun TikTok pribadinya, satu di antara poin yang disepakati Daniel Mananta mengenai adanya roh jahat dalam patung yang disembah manusia.
Daniel Mananta Ikuti Kajian UAS
![Daniel Mananta mengikuti kajian subuh Ustaz Abdul Somad [Facebook Alnofiandri Dinar]](https://media.suara.com/suara-partners/sumedang/thumbs/1200x675/2022/11/19/1-daniel-mananta-mengikuti-kajian-subuh-ustaz-abdul-somad.jpg)
"Ternyata gue juga setuju sama UAS (Ustadz Abdul Somad) soal ini, bahwa kalau gue mungkin menyebutkan ada unclean spirit (roh jahat) di patuh. Ketika patung yang dibuat manusia disembah," kata Daniel.
Menurut Daniel Mananta, poin tersebut yang menyebutkan ada roh jahat di patung atau berhala dikhususkan bagi umat Nasrani.
Eks host Indonesian Idol itu mengingatkan kepada umat Nasrani untuk membaca Yesaya 44 ayat 13-20 sebelum mendengarkan penjelasannya.
"Tunggu dulu, sebelum elo mau komentar, elo harus baca dulu. Ini buat orang-orang yang mengaku sebagai pengikut Yesus, gue pengen kalian baca dulu Yesaya 44 ayat 13 sampai 20 baru lu bisa komentar di bawah. Sebelum elo baca itu, jangan komentar dulu," kata dia.
Daniel Mananta pun menerangkan, bahwa ada satu buku sejarah yang menceritakan soal usaha Raja Nebukadnezar saat mencari tahu wujud Yesus.
"Gue pengen ngomong sama umat Nasrani ya, ini tercatat dalam buku sejarah ya, Nebukadnezar itu penasaran banget, seperti apa sih bentuk atau wajah dari Tuhannya Bangsa Israel."
Potret UAS bersama Daniel Mananta dan istri
![Potret Ustadz Abdul Somad bersama Daniel Mananta dan istri. [Instagram @ustadzabdulsomad_official]](https://media.suara.com/suara-partners/sumedang/thumbs/1200x675/2022/11/19/1-ustaz-abdul-somad-dan-daniel-mananta.jpg)
"Sehingga dia dengan beraninya masuk ke satu ruangan, yang ini ruangan paling suci di situ, Ruang Mahakudus," kata Daniel Mananta.
Menurut VI Daniel, ruangan suci yang dimaksud dalam buku sejarah itu tidak bisa dimasuki sembarang orang.
Bukan hanya orang yang tidak sengaja masuk ruangan suci itu bisa langsung meninggal bila mana tidak menyucikan diri atau menyembelih kurban.
Daniel Mananta mengatakan hal itu tertera dalam perjanjian lama. Dalam usaha mencari wujud Yesus itu, kata Daniel, Raja Nebukadnezar menemukan tempat ibadah yang dilindungi malaikat.
"Raja Nebukadnezar dengan kurang ajar masuk ke dalam ruangan tersebut. Dia menemukan tempat beribadah. Di atasnya kayak ada Malaikat Cherubim dan habis itu Malaikat Cherubim itu ada dua ngejagain apa? ngejagain siapa?," ucapnya.
Namun, Raja Nebukadnezar tidak menemukan apapun dan tidak bisa melihat wujud Tuhan. Oleh karenanya, Daniel menyimpulkan Tuhan tidak ingin dibentuk sebagai patung atau berhala yang disembah manusia.
"Dia lihat kiri kanan, mana bentuk muka atau bentuk tubuh Tuhannya Bangsa Israel. Dia nyari-nyari nggak ada sama sekali. Karena itu, Tuhan marah banget kalau misalnya dia dibentuk sebagai patung, dibentuk sebagai berhala," kata Daniel.
Daniel kemudian menjelaskan, sebagaimana cerita itu dijabarkan dalam Yesaya 44, bahwa orang-orang menyembah patung dari kayu yang juga dibakar atau dibuat masak adalah kebodohan.
"Di situ dijelaskan ini patung lu gunakan untuk membuat patung yang cantik, yang indah, yang ganteng, dan patung yang sama lu gunakan buat masak, dibakar untuk menghangatkan badan, dan patung yang sama digunakan untuk disembah," kata Daniel.(*)
Artikel ini sebelumnya telah tayang di Suara.com: Sebut Ada Roh Jahat di Dalam Patung Yesus, Daniel Mananta Berpesan Ini untuk Umat Nasrani