SuaraSumedang.id - Skuad Persib Bandung setelah menjalani pertandingan melawan Dewa United, pemain dibebaskan dari latihan bersama pada Kamis (15/12/2022).
Tim besutan Luis Milla kembali menjalani latihan di Lapangan Yogyakarta Independent School, pada Jumat (16/12/2022).
Selain tiga pemain di timnas Indonesia, Zalnando, David Rumakiek hingga Febri Hariyadi belum bisa bergabung untuk latihan bersama karena masih menjalani pemeriksaan cederanya.
Sesi latihan tersebut adalah persiapan tim Maung Bandung untuk menatap lanjutan jadwal BRI Liga 1 2022-2023 melawan Persis Solo di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Minggu (18/12/2022).
Jelang menghadapi Persis Solo, Persib bertekad kembali ke jalur kemenangan setelah terhenti pada laga sebelum saat ditahan imbang 1-1 oleh Dewa United.
Dokter tim Persib, dr. M. Rafi Ghani menyatakan, operasi kaki kiri Zalnando berhasil dan tinggal menjalani pemulihan.
Pemain Persib, Zalnando menjalani operasi patah tulang bagian kaki kiri yang dialaminya pada pertandingan melawan Liga 1 di Stadion Manahan, Solo pada Rabu (14/12/2022).
Rafi mengkonfirmasi, pemain bernomor punggung 27 itu membutuhkan waktu pemulihan beberapa bulan. Tetapi, dia berharap bisa lebih cepat pulih dari yang ditargetkan.
"Untuk penyembuhan atau rehabilitasi biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 12 sampai 16 minggu. Semoga semua berjalan lancar. Kita doakan bersama supaya Zalnando cepat sembuh dan segera merumput lagi," kata Rafi, dikutip dari laman resmi klub.
Baca Juga: Bambam GOT7 dan Lee Dae Ho Dikabarkan Bergabung dengan Master in the House 2
Ia menerangkan, pemain asal Kota Cimahi itu mengalami cedera pada telapak kaki kirinya. Zalnando mengalami dislokasi, dan setelah berhasil direposisi, Rafi melakukan langkah selanjutnya untuk memastikan penyebabnya.
Zalnando pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Melalui pemeriksaan x-ray, diketahui ada yang patah di ujung tulang betisnya atau fibula.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut diputuskan untuk membawa Zalnando ke Bandung untuk menjalani operasi.
"Dikarenakan patah di bagian dekat persendian pergelangan kaki yang sering bergerak, untuk membatasi pergerakan tulang betis yang patah perlu dilakukan fixasi dengan cara operasi ORIF," kata Rafi.
Rafi bersyukur proses operasi berjalan lancar. Ia berterima kasih atas doa serta dukungan tim, Bobotoh dan tim dokter yang melakukan proses operasi.
"Terima kasih juga buat dr. Wahyu Riansyah, SH,. M.Kes,. MMRS,. SpOT(K), yang sudah sangat support dalam proses operasi untuk Zalnando, juga doa serta dukungan dari semua, termasuk dari Bobotoh," katanya.