SuaraSumedang.id - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengaku, dirinya sudah mendapatkan izin dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pencalonan dirinya sebagai Wakil Ketua Umum PSSI pada Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan digelar bulan depan atau Februari.
Zainudin Amali mengaku keputusannya untuk mencalonkan diri sebagai calon Waketum PSSI sudah dipertimbangkan secara matang, dan melalui diskusi panjang dengan berbagai pemangku kepentingan dalam tujuan untuk memajukan sepak bola Indonesia.
Dia menerangkan, dibutuhkan penanganan secara serius, dan secara khusus supaya tata kelola sepak bola Indonesia menjadi lebih baik, serta akan bermuara pada tim nasional yang tangguh.
"Saya meminta izin, dan diizinkan," kata Menpora Zainudin Amali.
Selain itu, Zainudin menjelaskan, bahwa Presiden FIFA juga mendorong agar sepak bola Indonesia lebih maju mengingat jumlah penduduk yang sebanyak 277 juta jiwa.
Menpora memaparkan hasil survei yang mengungkapkan sedikitnya 73 persen masyarakat menyukai sepak bola, dan menginginkan sepak bola Indonesia maju.
"Saya berpikir, mendiskusikan itu, ini harus diurus benar, dan sepertinya saya harus masuk mengurus itu," kata Zainudin.
Zainudin tidak berpikir terlalu jauh hingga skenario apabila dirinya terpilih menjadi Waketum PSSI, dan mengenai jabatannya sebagai Menpora.
Dia menyebut akan mempertimbangkan hal-hal selanjutnya ketika KLB PSSI sudah selesai, dan memunculkan nama Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI secara resmi.
"Kita akan pertimbangkan, ini kan belum terpilih. Kalau terpilih saya akan pertimbangkan lagi," kata dia.
Selama pemerintah telah memberikan dukungan terhadap perkembangan sepak bola Indonesia dengan menerbitkan Inpres Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.
Selain itu, pemerintah juga menerbitkan Perpres 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional.(*)
Sumber:ANTARA