2) Pola Asuh
Stunting juga dipengaruhi aspek perilaku, terutama pada pola asuh yang kurang baik dalam praktek pemberian makan bagi bayi dan Balita.
Pertama, dimulai dari edukasi tentang kesehatan reproduksi dan gizi kepada masyarakat khususnya calon ibu untuk memahami pentingnya memenuhi gizi saat hamil dan rutin memeriksa kandungan selama empat kali.
Kedua, bersalin di fasilitas kesehatan, lakukan inisiasi menyusu dini (IMD) lalu berikan air susu ibu (ASI) sampai bayi berusia 6 bulan. Setalah itu bisa dilanjut sampai usia 2 tahun, dan jangan lupa untuk ke posyandu setiap bulan.
Untuk menjaga kekebalan anak maka lakukan imunisasi secara rutin, bisa didapatkan swcara gratis di posyandu atau puskesmas.
3) Sanitasi dan Akses Air Bersih
Sanitasi merupakan upaya menjaga kebersihan lingkungan, jika hal tersebut tidak diperhatikan akan mengancam penyakit infeksi pada anak. Solusinya perlu membiasakan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta tidak buang air besar sembarangan.
Itulah pembahasan tentang stunting beserta pencegahannya, dari kasus yang ramai diperbincangkan soal Gitasav yang menyinggung stunting, memang stunting ini tidak bisa dianggap sepele dan harus dicegah.(*)
Sumber : kemkes.go. Id
Kontributor: Neja Nazula Rahmah