SuaraSumedang.id – Kekerasan dalam rumahtangga (KDRT) masih menjadi kasus yang kerap kali terdengar di tanah air. Tidak sedikit dialami pula oleh public figure.
Salah satunya datang dari pasangan artis Rizky Billar dengan Lesti Kejora. Usai dugaan yang selama ini diberitakan, Rizky Billar mencoba memperbaiki keretakan rumahtangganya bersama Lesti Kejora.
Lebih lanjut, Billar menyampaikan klarifikasinya saat kejadian yang diduga melakukan aksi melempar bola, mencekik, dan membanting sang istri, Lesti Kejora.
Pasalnya, Rizky Billar menyebutkan bahwa kejadian yang selama ini diperbincangkan bukanlah kejadian sesungguhnya. Aksi yang dilakukannya hanya untuk menggertak sang Istri, Lesti Kejora.
Rizky Billar mengakui dirinya salah karena sempat menggertak Lesti. Kendatipun begitu, dirinya tetap menuai banyak respon negatif.
Disamping soal Rizky Billar menggertak Lesti yang ramai disoroti, Adi Hidayat berikan solusi mengenai KDRT.
Dikutip Suara Sumedang dari kanal Youtube @ngajifromhome pada Rabu, (15/3/2023) Adi HIdayat menjawab perihal sikap yang harus dilakukan apabila KDRT terjadi. Simak dibawah ini:
Adi Hidayat mengkisahkan tentang KDRT yang terjadi pada Asiyah, istri dari Fir’aun. Beliau menjelaskan bahwa Asiyah tetap bersabar.
“Fir’aun KDRT terhadap Asiyah, kejadian itu dimulai sejak Asiyah beriman kepada Allah. Pada saat itulah Asiyah merasakan kekerasan, dan sakit dalam hubungan rumah tangganya. Kemudian Asiyah bersabar dan memohon pertolongan kepada Allah,” tutur Adi Hidayat yang menggambarkan KDRT di masa Nabi.
Adi Hidayat juga menerangkan sabar yang dimaksud adalah berdoa dan berupaya membenahi keretakan rumah tangga dengan cara yang baik.
“Sabar, berdoa dan nasihati dengan cara yang paling baik. Kemudian ishlah (berbaikan), datangi keluarga sampaikan masalahnya. Berbaikan dalam jalur kekeluargaan, melerai masalah dihadapan keluarga diantara kedua pasangan,” tegas Adi Hidayat yang menjelaskan sikap yang paling penting saat terjadi KDRT.
Kemudian beliau juga menyampaikan perihal hukum apabila KDRT ini berlanjut, Adi Hidayat menyertakan kesepakatan dari kalangan Ulama.
“Jika KDRT atau gangguan ini menjadikan kita jauh dari Allah, menjauhi al-Qur’an, bahkan kita bisa bermaksiat lebih banyak kepada Allah, maka mintalah takdir yang paling baik sesuai dengan yang ditetapkan dalam al-Qur’an. Konsultasi kepada Ulama, dengarkan solusi terbaiknya,” pungkas Adi Hidayat dalam ceramahnya.
Demikian penjelasan-penjelasan Adi Hidayat secara singkat yang kami cantumkan, semoga dapat bermanfaat bagi warganet.(*)
Sumber Berita: Youtube @ngajifromhome