Diketahui, pelaku melancarkan aksinya pada hari Kamis (16/03/2023) sekitar pukul 22:00 WIB, dengan cara memasukkan racun ke dalam gelas yang berisi air, kemudian ia membawa segelas air putih berisi racun ke kamar istrinya.
Ia membangunkan sang istri yang tengah tertidur, lalu memaksa sang istri untuk meminum air di dalam gelas itu.
Untuk menghilangkan jejak pembunuhan ini, sang pelaku berpura-pura pergi keluar rumah dengan alasan mau ke tambak untuk memberi makan udang selama 30 menit dan kembali ke rumah.
Dari sinilah ia melancarkan aksi dengan berakting panik dan berpura-pura membantu korban dengan memberi air kelapa muda, hingga keluarga korban mengetahuinya dan membawanya ke puskesmas terdekat.
Menindaklanjuti hal tersebut, polisi menemukan termos air panas serta racun jenis potas sianida yang digunakan pelaku untuk membunuh korban.
Kini pelaku telah dibawa ke kantor polisi dan mendapatkan ancaman hukuman mati.
Sedangkan dari sisi lain, pihak kepolisian akan melakukan ekshumasi jasad korban yang sudah dimakamkan untuk dilakukan otopsi ulang.
Dari kisah tragis ini, masyarakat memberikan tanggapan mengenai kasus pembunuhan suami-istri di Lampung pekan lalu, kembali naik bersamaan dengan viralnya pembuatan film “Ipar adalah Maut” yang merupakan cerita fiktif dari Eliza Rohmah Puspita dan dikaitkan dengan kisah nyata dari kasus pembunuhan ini, akibat hubungan gelap antara suami dengan adik iparnya sendiri.
Gimana menurut kalian warganet?
Baca Juga: Gerai KFC di Sunter Kebakaran, Warga Teriak Gas Meledak
Sumber: Berbagai sumber media online