SUARA SUMEDANG – Setiap muslim tentu wajib mengetahui apa itu hadas besar dan hadas kecil.
Hadas sendiri memiliki arti kondisi muslim yang kotor, maka ia harus bersuci terlebih dahulu sebelum melakukan ibadah sunnah serta wajib.
Hadas dibedakan menjadi dua bagian yang terdiri dari hadas kecil dan hadas besar, lantas bagaimana cara membedakannya?.
Seorang muslim yang menyandang hadas kecil itu kondisi dimana ia bisa sesuci namun tidak perlu melakukan mandi wajib, cukup dengan wudhu.
Hadas kecil disebabkan saat kondisi suci tiba-tiba kentut, kencing maupun buang air besar maka untuk mensucikan hanya perlu untuk melakukan wudhu.
Lantas bagaimana dengan hadas besar, seorang muslim yang dikategorikan menyandang hadas besar ialah usai melakukan hubungan intim dengan suami istri.
Kemudian bagi pria usai mengeluarkan sperma baik itu karena keluar saat mimpi basah atau disebabkan lainnya.
Bagi muslimah saat menyandang hadas besar juga ketiga datang bulan atau haid dan juga kondisi nifas.
Nifas memiliki arti ialah perempuan yang usai melahirkan hingga 40 hari lamanya, semua kondisi tersebut diwajibkan untuk mandi wajib.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Bungkam Persita, Barito Putera Tutup Musim dengan Kemenangan di Laga Kandang
Saat melakukan mandi besar maka diwajibkan untuk membaca doa atau niat mandi besar, jika belum mengerti lafadznya bisa dilihat dibawah ini.
Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhon lillaahi ta'aala Artinya: “Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah”.
Kemudian membasuh badan, dan wajib memastikan seluruh badan itu teraliri air tanpa terkecuali.
Jika tidak maka, mandi wajibnya tidak sah dan harus mengullangnya. (*)