SUARA SUMEDANG - Penceramah kondang Ustadz Abdul Somad atau UAS, memberikan penjelasan tentang bagaimana hukumnya salam-salaman ketika Idul Fitri dengan yang bukan mahram.
Ustadz Abdul Somad menjelaskan tentang kisahnya di Rokan Hulu.
"Saya setiap ceramah ke Rokan Hulu di tempat-tempat Surau Suluk saya perhatikan ama-ama jamaah itu ketika salaman menarik ujung kerudungnya," kata Ustadz Abdul Somad.
"Setiap di Surau Buluk. Syekh Ibrahim di mana-mana diambilnya mau salaman," ujarnya.
Menurut Ustadz Abdul Somad hal itu dilakukan karena dia tidak mau bersentuhan dengan kulit saya.
"Ada hail. Hail artinya pembatas," jelas Ustadz Abdul Somad.
Kenapa orang-orang Rokan Hulu tak mau bersalaman?
Apakah ini aliran sesat?
"Ditusukkan paku dari api neraka ke kepala kamu lebih baik, daripada menyentuh tangan perempuan yang bukan mahram," lanjutnya.(*)