SUARA SUMEDANG - Sebuah kabar beredar soal pertarungan politik antara Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang menyeret organisasi Islam Muhammadiyah.
Dikabarkan aktivis Muhammadiyah berpihak kepada Anies Baswedan dan menolak Ganjar Pranowo.
Kabar keberpihakan Muhammadiyah ini dibagikan akun YouTube Jejak Politik pada Minggu (30/4/2023).
Pada thumbnail terdapat narasi teks 'Breaking News. Diresmikan Malam Ini', serta tulisan 'Aktivis Muhammadiyah Resmi Usung Anies Maju Pilpres 2024'.
Sementara pada judul tertulis 'GEGER MALAM INI!! AKTIVIS MUHAMMADIYAH TOLAK GANJAR DEMI SUKSESKAN ANIES'.
Benarkah Muhammadiyah beri dukungan pada Anies Baswedan menangi Pilpres 2024 dan menyatakan penolakan terhadap Ganjar Pranowo?
Setelah ditelusuri isi video berdurasi 8 menit itu, tak ada informasi soal penolakan pada bakal calon presiden usungan PDIP Ganjar Pranowo.
Selain itu juga tak ada dukungan dari aktivis Muhammadiyah dalam video yang menunjukkan dukungan kepada Anies Baswedan
Baca Juga: Peringatan May Day di Jakarta, Massa Buruh FSPMI Menyemut di Depan Balai Kota DKI
FAKTANYA
Isi dalam video menampilkan gambaran aktivis Muhammadiyah yang tergabung dalam Gerakan Persyarikatan Berkemajuan yang dikoordinasi Faozan Amar mendukung Ganjar Pranowo.
Deklarasi dukungan oleh Faozan Amar itu dilakukan pada hari Sabtu (29/4/2023) di kawasan Jakarta Pusat.
Diketahui sikap dari Faozan Amar kemudian menuai pro kontra di kalangan Muhammadiyah sendiri yang sebagian berkeberatan terhadap penggunaan simbol organiasi dalam kecenderungan mendukung sosok tertentu.
KESIMPULAN
Dapat disimpulkan bahwa Aktivis Muhammadiyah memberi dukungan pada Anies Baswedan agar menangi Pilpres 2024 dan menolak Ganjar Pranowo adalah keliru.