SUARA SUMEDANG - Tenri Ajeng Anisa tak terima dituding sebagai perebut laki orang (pelakor), saat isu perselingkuhan Virgoun ramai diperbincangkan publik.
Amarah Tenri Ajeng Anisa pun memuncak, bukan saat hanya disebut sebagai penghancur rumah tangga Virgoun dan Inara Rusli.
Namun, Tenri Ajeng Anisa geram lantaran berbagai hujatan pun menyasar kepada keluarga, termasuk sang ibu.
"Awalnya saya pasti marah, tapi yang bikin saya paling marah itu begitu dia menyebut ibu saya," kata Tenri Ajeng Anisa, di kawasan Antasari, Jakarta Selasa, Selasa (2/5/2023).
![Tenri Ajeng Anisa [Suara.com/Rena Pangesti]](https://media.suara.com/suara-partners/sumedang/thumbs/1200x675/2023/05/03/1-tenri-ajeng-anisa.jpg)
Sembari menetes air mata, Tenri Ajeng Anisa mengingat betul bagaimana ucapan yang ditujukan orang-orang terhadap ibunya.
"Ibu saya sampai diserang. Ada yang bilang ibu saya mati, segala macam, dan dibilang tidak mendidik anaknya," kata dia.
Tampak dengan suara bergetar, Tenri Ajeng Anisa pun mengaku tak mempermasalahkan jika dirinya yang dihujat atas isu tersebut.
"Tapi, tolong jangan bawa-bawa ibu saya, jangan pernah bilang ibu nggak pernah didik saya," ucapnya.
Tak hanya itu saja, tante Tenri Anisa pun yang berada di luar kota turut menjadi bagian orang yang diserang orang-orang lewat akun media sosial dengan kata kasar.
Baca Juga: Demokrat Bongkar Isi Pertemuan Cak Imin dan SBY di Cikeas Malam Ini
"Tante saya yang nggak tau apa-apa juga diserang," kata Tenri Ajeng.
Oleh karena itu, Tenri Ajeng melalui kuasa hukumnya, Milano Lubis bakal melayangkan somasi terbuka kepada Virgoun dan Inara Rusli.
Mereka pun menuntut permintaan maaf, dan klarifikasi atas diseret namanya dalam isu perselingkuhan tersebut. (*)