sumedang

Antisipasi Penyakit pada Hewan Kurban, Diskanak Sumedang Terima 2000 Dosis Vaksin LSD

Suara Sumedang Suara.Com
Minggu, 11 Juni 2023 | 11:25 WIB
Antisipasi Penyakit pada Hewan Kurban, Diskanak Sumedang Terima 2000 Dosis Vaksin LSD
ilustrasi vaksin LSD pada hewan kurban (Suara.com/Stephanus Aranditio)

SUARA SUMEDANG - Menjelang Iduladha, belakangan muncul penyakit-penyakit yang menyerang pada hewan ternak.

Hewan-hewan ternak ini yang mana nantinya ada yang dijadikan untuk hewan kurban.

Untuk mengantisipasi penyakit pada hewan ternak, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang menerima 2000 dosis vaksin LSD (Lumpy Skin Disease).

Penyakit hewan Lumpy Skin Disease ini, umumnya menyerang pada sapi dan kerbau.

Tim kesehatan Diskanak Sumedang, drh Lia Indrawati mengatakan jika 2000 dosis yang diterima untuk vaksin LSD ini masih jauh dari mencukupi. 

Kata Lia, jumlah populasi sapi yang ada di Kabupaten Sumedang saat ini telah mencapai sekira 32 ribu ekor.

“Vaksin LSD ini masih terbatas sehingga pendistribusian dari pusat ke daerah masih sedikit,” kata Lia, dikutip oleh Suara Sumedang dari laman Pemkab Sumedang (11/6/2023).

Lia menuturkan bahwa vaksin yang sudah diterima akan didistribusikan ke setiap UPTD. Ia juga menyebutkan kategori sapi yang mendapat vaksin ialah sapi usia muda dan sapi betina, karena jumlah vaksin yang masih terbatas.

Lia juga menjelaskan jika pemberian vaksin LSD ini akan dilakukan setelah Iduladha, mengingat bahayanya jika hewan yang diberikan vaksin dijadikan hewan kurban.

Baca Juga: Ciro Alves Unggah Foto Deker Motif Dragon Ball, Begini Respon Menggelitik Bobotoh

“Untuk pemberian vaksin baru akan dilaksanakan pasca Iduladha, karena meskipun prioritas sapi muda dan betina, kami khawatir pemilik sapi jantan pun ingin mendapat vaksinasi dan bisa bahaya kalau sapi jantan yang telah divaksin dijadikan hewan kurban saat ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Lia menjelaskan jika masa residu dari vaksin ini selama 21 hari, jika diterapkan sekarang, masa residu vaksin belum habis apalagi menjelang Iduladha, daging hewan tersebut menjadi tidak aman untuk dikonsumsi.

“Untuk keamanan, kami putuskan aplikasi vaksin LSD dilaksanakan pasca Iduladha,” ungkap Lia. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI