Desas-desus Alat Sadap Canggih Buatan Israel Pegasus Diduga Digunakan untuk Pembungkaman di Indonesia

Suara Sumedang

Senin, 12 Juni 2023 | 15:45 WIB
Desas-desus Alat Sadap Canggih Buatan Israel Pegasus Diduga Digunakan untuk Pembungkaman di Indonesia
Ilustrasi penggunaan alat penyadapan Pegasus (Pixabay.com/Succo)

SUARA SUMEDANG - Pegasus merupakan alat penyadapan canggih buatan Israel yang menjadi perhatian publik internasional. 

Pasalnya, penggunaan perangkat tersebut digunakan untuk membungkam demokrasi di berbagai negara.

Kisah penggunaan Pegasus ini dialami oleh jurnalis Washington Post News, Jamal Khashoggi pada tahun 2018 silam.

Jamal Khashoggi ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh terpotong-potong di Istanbul, Turki.

Khashoggi terlacak, karena Pemerintah Arab Saudi menggunakan Pegasus untuk meretas telpon milik pribadinya beserta dengan sang istri, Hanan Elatr.

Selain itu, Pegasus juga digunakan untuk melawan demonstran di Thailand dan disebutkan sebanyak 30 korban terinfeksi Pegasus.

Menurut laporan Citizen Lab dan Amnesty Internasional menyebutkan bahwa Pegasus dapat memecahkan komunikasi yang terekripsi dari iPhone, Mac, android dan semua perangkat elektronik berbasis OS lainnya.

Metode operasinya dikenal dengan zero click yang memungkinkan melakukan penyadapan tanpa memerlukan aktivasi klik dari pemilik perangkat.

Pegasus dapat mengakses perangkat dan mengedalikan perangkat pengguna, seperti mengakses data pribadi, email foto, video, mengetahui lokasi pengguna serta mengaktifkan mikrofon dan kamera tanpa sepengetahuan pengguna.

baca juga

Dari laporan IndonesiaLeaks, alat tersebut telah memasuki Indonesia. Indikasi masuknya Pegasus di Indonesia ditandai dengan masuknya, dua perangkat alat milik Q Cyber Technologie melalu Bandara Soekarno Hatta pada 15 Desember 2020 lalu.

Q Cyber Technologie merupakan induk usaha dari NSO Group sebuah perusahaan asal Israel yang meproduksi Pegasus.

Dari dokumen yang diperoleh IndonesiaLeaks, alat tersebut dipesan oleh PT Mandala Wangi Kreasindo.

Hal itu dikonfirmasi oleh pemeriksa barang di Bea Cukai yang menyebutkan ada kiriman barang berupa alat pendukung komputer dan internet yang berasal dari Bandara Heathrow, London.

Uraian barang itu tercatat sebagai barang elektronik berjumlah satu koli atau setara dengan 40 Kilogram.

“Penerima barang itu PT Mandala Wangi Kreasindo,” kata petugas Bea Cukai.

Meski belum ada bukti yang kongkret, berdasarkan sumber yang tidak ingin disebutkan, alat penyadapan canggih ini diduga telah digunakan oleh institusi Badan Intelejen Negara (BIN), Mabes Polri, BSSN dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Keterangan ini didukung oleh catatan pemesanan alat yang diguga memiliki kesamaan dengan produk dari NSO Group yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya pada 2017 dan 2018.

Menurut IndonesiaLeaks, untuk mendatangkan Pegasus setidaknya wajib menyiapkan modal sebesar Rp500 miliar hingga Rp1 triliun.

Proses transaksinya juga dilakukan di luar Indonesia, seperti Singapura dan Eropa, karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomasi dengan Israel.

Di berbagai negara, Pegasus digunakan untuk membungkam aktivis, jurnalis dan oposisi politik. Hal ini juga menjadi sorotan internasional dalam penyalahgunaan teknologi yang berdampak negatif kepada demokrasi dan kebebasan berpendapat. (*)

Artikel ini tayang perdana di Suara.com dengan judul “Melacak Jejak Bawah Tangan Pegasus ‘Senjata Pembungkam Massa’ di Indonesia.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Intip 4 Pemain Persib Bandung yang Perkuat Timnas Indonesia vs Argentina, Ada Rachmat Irianto hingga Marck Klok

Intip 4 Pemain Persib Bandung yang Perkuat Timnas Indonesia vs Argentina, Ada Rachmat Irianto hingga Marck Klok

Sumedang | Minggu, 11 Juni 2023 | 18:35 WIB

Ciro Alves Cetak Brace di Laga Uji Tanding Persib Bandung, Luis Milla Katakan Hal Ini

Ciro Alves Cetak Brace di Laga Uji Tanding Persib Bandung, Luis Milla Katakan Hal Ini

Sumedang | Sabtu, 10 Juni 2023 | 13:40 WIB

Tak Optimis dengan Sepakbola Indonesia, Mamat Alkatiri Ungkap Hal Ini

Tak Optimis dengan Sepakbola Indonesia, Mamat Alkatiri Ungkap Hal Ini

Sumedang | Selasa, 06 Juni 2023 | 15:20 WIB

Terkini

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53 WIB

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49 WIB

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

×